Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Gelar Pelatihan Kampung Sejahtera Kemensos

Mahasiswa KKN-T 116 Unhas Gelar Pelatihan Kampung Sejahtera Kemensos

 

HARIAN.NEWS, SIDRAP – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) Kampung Sejahtera Kementerian Sosial (Kemensos) sukses menutup rangkaian kegiatan Pelatihan Penguatan Pilar Sosial dan KPM (Keluarga Penerima Manfaat) di Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap).

Pelatihan intensif yang berkolaborasi dengan Kemensos ini diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 4 hingga 6 Agustus 2026, bertempat di Desa Buae.

​Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dan narasumber lintas sektor, di antaranya Kepala BBPKS Makassar, Kepala Dinas Sosial, perwakilan Dinas Perdagangan Sidrap, Pemerintah Desa Buae, para fasilitator, serta puluhan peserta pelatihan yang terdiri dari unsur pilar sosial dan masyarakat KPM Desa Buae.

​Rangkaian kegiatan selama tiga hari ini dirancang secara terstruktur dengan materi dari para narasumber ahli serta kontribusi aktif dari mahasiswa KKN-T 116 Unhas:

​Hari Pertama (Selasa, 4 Agustus 2026):

Peserta dari unsur pilar sosial (seperti Karang Taruna, Kader Posyandu, tokoh masyarakat, dan perangkat pemerintah desa) mendapatkan pembekalan materi mengenai kebijakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, pemetaan dan analisis ekonomi, serta nilai dan prinsip dalam pelayanan sosial. Sementara itu, kelompok KPM dibekali materi tentang kebijakan penyelenggaraan kesejahteraan sosial, Building Learning Commitment (BLC), dan literasi manajemen keuangan sederhana.

Pada hari pertama ini, mahasiswa KKN-T 116 Unhas juga turut mengisi sesi materi dan pelatihan, di antaranya Muh. Syawal yang memberikan pelatihan pencatatan keuangan dan pengelolaan keuangan bagi pelaku UMKM, Firanti Pabarrung yang menjelaskan tentang pemasaran melalui media digital, serta Syifa Nurul Sabila yang memaparkan penyampaian alur dan pemasangan papan layanan informasi.

​Hari Kedua (Rabu, 5 Agustus 2026):

Pilar sosial melanjutkan pelatihan dengan materi pendampingan sosial pada masyarakat, kewirausahaan sosial ekonomi produktif, serta edukasi legalitas pelayanan kesejahteraan sosial. Sesi ini juga diperkaya dengan materi edukasi pengenalan mikroorganisme baik dan jahat yang dibawakan oleh Tesalonika Noulyn Sharon M. bersama mahasiswa KKN-T 116 Unhas lainnya kepada para pilar sosial. Di sisi lain, para peserta KPM mengikuti sesi praktik langsung pengolahan hasil bumi berupa kacang tanah yang diolah menjadi produk UMKM siap jual, yakni kacang sukro dan kacang telur.

​Hari Ketiga (Kamis, 6 Agustus 2026):

Memasuki hari terakhir, pilar sosial mendapatkan materi terkait manajemen program dan keberlanjutan graduasi. Sesi ini kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi aplikatif dari para mahasiswa KKN-T 116 Unhas.

Yakni Nafi Maulana Khairul yang menjelaskan cara pendaftaran HKI (Hak Kekayaan Intelektual), Aliza Dwi Cahyani mengenai pemanfaatan limbah organik menjadi eco-enzyme, Stevy Firstien Atabui membawakan materi mitigasi siaga bencana, Suci Annisari memberikan edukasi peran masyarakat dalam menjaga kebersihan irigasi sawah, serta Khairunnisa Husain yang memaparkan teknik branding dan personal branding.

Adapun kelompok KPM mendapatkan materi tambahan seputar legalitas perizinan usaha.

​Menjelang akhir acara, seluruh peserta pelatihan Kampung Sejahtera mengisi post-test dan lembar evaluasi sebagai tolok ukur pemahaman selama tiga hari kegiatan berlangsung.

​Acara penutupan pelatihan ini ditandai dengan pengisian evaluasi akhir dan ditutup secara resmi oleh Kepala BBPKS Makassar, yang memberikan apresiasi tinggi atas sinergi aktif antara mahasiswa KKN-T 116 Unhas, Kemensos, pemerintah daerah, dan warga Desa Buae dalam mewujudkan kemandirian ekonomi serta kesejahteraan sosial yang berkelanjutan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News