Makassar Tuan Rumah Muslim LifeFair, Siap Gaet 20 Ribu Pengunjung

Makassar Tuan Rumah Muslim LifeFair, Siap Gaet 20 Ribu Pengunjung

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Muslim LifeFair kembali memperluas jangkauannya di Indonesia bagian timur. Tahun 2026, Muslim LifeFair menyasar kota Makassar untuk menggelar ajang pameran produk halal dan gaya hidup muslim.

Mengusung tema “Perjalanan Menuju Taqwa & Kebangkitan UMKM Indonesia Timur” serta semangat kampanye #MakassarBisaTonji.

Muslim LifeFair Makassar 2026 diharapkan menjadi penggerak ekonomi syariah sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM di kawasan Timur Indonesia.

Penyelenggaraan di Makassar ini merupakan edisi ke-15 sejak pertama kali digelar. Sejak 2019, lebih dari 2.500 brand telah berpartisipasi dalam rangkaian Muslim LifeFair di berbagai kota besar di Indonesia, memperkuat posisinya sebagai salah satu pameran halal terbesar dan paling konsisten di Indonesia.

Muslim LifeFair Makassar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1–3 Mei 2026 di Summarecon Mutiara Makassar Convention Centre (SMMCC).

Dengan luas area pameran sekitar 5.000 meter persegi, kegiatan ini menargetkan 20.000 pengunjung selama tiga hari pelaksanaan dan total transaksi mencapai sekitar Rp6 miliar.

Sebanyak 116 booth akan dihadirkan dengan partisipasi lebih dari 100 brand dari berbagai sektor industri halal, mulai dari fashion muslim, kuliner halal, travel haji dan umrah, pendidikan Islam, herbal dan kosmetik halal, produk UMKM lokal, hingga komunitas dan pengusaha muslim.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat menghadiri press converence di lantai 12 gedung Bank Mega, menyambut positif pelaksanaan ajang tersebut di Kota Daeng.

Ia menilai kehadiran Muslim LifeFair dapat membuka peluang lebih luas bagi brand lokal untuk berkembang hingga menembus pasar ekspor.

“Brand lokal harus bisa melebarkan sayapnya hingga ekspor. Kita berharap ada proses bisnis berkelanjutan dari kegiatan ini.” ucapnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan event besar seperti ini juga menjadi ruang transfer knowledge di Makassar, sehingga UMKM bisa tumbuh dan menjadi penopang perputaran ekonomi daerah.

Sementara itu, Bendahara Umum Komunitas Pengusaha Muslim Indonesia (KPMI) Teuku Fadhil Aruna menyatakan bahwa penyelenggaraan Muslim LifeFair di Makassar merupakan langkah strategis untuk memperkuat jaringan pengusaha muslim di Indonesia Timur.

Menurutnya, Makassar memiliki potensi pasar yang besar dan menjadi pintu gerbang distribusi produk halal di kawasan timur Indonesia.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang pameran, tetapi juga ruang kolaborasi dan konsolidasi antar pelaku usaha. Kami ingin UMKM di Indonesia Timur naik kelas, memiliki standar produk yang kompetitif, serta mampu bersaing di pasar nasional bahkan global,” katanya.

Ia menambahkan, melalui sinergi antara pemerintah daerah, komunitas pengusaha, dan pelaku UMKM, Muslim LifeFair Makassar 2026 diharapkan mampu menciptakan efek berganda bagi pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan tersebut.

Selain menjadi ajang transaksi dan promosi, kegiatan ini juga dirancang sebagai pameran keluarga yang edukatif dan inspiratif.

Muslim LifeFair Makassar 2026 menjadi bagian dari rangkaian Road to Muslim LifeFest dan Jakarta Halal Expo & Conference (JHEC) yang akan digelar pada 28–30 Agustus 2026 di ICE BSD City, Tangerang.

Dengan hadirnya Muslim LifeFair di Makassar, diharapkan ekosistem halal di Indonesia Timur semakin kuat dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News