Malaysia Healthcare Expo Makassar 2025 Resmi Digelar, Perkuat Jejak Wisata Kesehatan di KTI

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Malaysia kembali menggaet pasar Indonesia melalui gelaran Malaysia Healthcare Expo (MHX) Makassar 2025, yang diselenggarakan oleh Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) dengan bekerja sama dengan Tourism Selangor.
Pameran ini berlangsung di LG Atrium Transquare, Trans Studio Mall Makassar, pada 19–22 Juni 2025. Mengusung konsep wisata medis terintegrasi, MHX Makassar 2025 menghadirkan perpaduan layanan kesehatan berstandar internasional dan wisata pemulihan bernuansa tropis.
Dua kali berkunjung ke Makassar, pameran ini merupakan respons atas tingginya antusiasme warga Sulawesi Selatan terhadap layanan medis di Malaysia.
Data Malaysia Healthcare Travel Council mencatat, sejak gelaran pertama pada 2023, terjadi peningkatan hingga 50 persen jumlah pasien asal Makassar yang menjalani pengobatan di Malaysia.
“Karena itu kami kembali ke Makassar. Kami berharap tahun ini jumlahnya lebih banyak lagi,” ujar Rahmatullah Baragau, Head of Indonesia Market, Malaysia Healthcare Travel Council.
“Tahun ini tak hanya rumah sakit, tapi kami juga membawa konsep Liburan Sehat di Selangor yang memadukan pengobatan dan pariwisata,” tambahnya.
Malaysia Healthcare Travel Council juga dengan bangga menyambut Flip sebagai International Money Transfer Partner untuk Malaysia Healthcare Expo Makassar 2025, yang turut mendukung kelancaran pasien Indonesia dalam merencanakan perjalanan kesehatan mereka ke Malaysia.
Selanjutnya, Yang Berhormat Dato’ Ng Suee Lim, selaku EXCO Kerajaan Tempatan dan Pelancongan Negeri Selangor, menegaskan pentingnya membangun kolaborasi lintas negara dalam ekosistem wisata medis yang inklusif.
“Indonesia adalah pasar yang sangat penting bagi kami. Kampanye ‘Liburan Sehat Ya, Di Selangor Aja’ bukan sekadar promosi, tetapi bentuk komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik, termasuk pasca-perawatan yang nyaman dan berkesan,” ujarnya.
Ia menambahkan, sepanjang 2024 lebih dari 170.000 pasien asal Indonesia menjalani pengobatan di Malaysia, dengan total pengeluaran mencapai lebih dari 400 juta ringgit Malaysia.
Sebanyak lebih dari 15 rumah sakit ternama Malaysia turut ambil bagian dalam pameran ini, di antaranya Institut Jantung Negara (IJN), Island Hospital, Mahkota Medical Centre, Gleneagles Hospital Penang, Gleneagles Hospital Kuala Lumpur, Prince Court Medical Centre, Sunway Medical Centre, Sunway Medical Centre Penang, Thomson Hospital Kota Damansara, Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL), KPJ Healthcare, MSU Medical Centre dan Pusat Rehabilitasi Perkeso.
Sementara rumah sakit yang bergabung di paviliun Tourism Selangor antara lain Subang Jaya Medical Centre, Avisena Specialist Hospital, Alpha IVF & Women’s Specialists, dan KPJ Damansara Specialist Hospital.
Sistem kesehatan Malaysia didukung empat pilar utama yaitu Kesehatan, Keunggulan Klinis, Pariwisata, dan Pengalaman Pasien, yang diperkuat oleh lima kekuatan utama: tenaga medis ternama, fasilitas rumah sakit modern, infrastruktur canggih, hasil klinis yang terbukti, dan keramahan khas Malaysia.
Malaysia juga melangkah maju dengan menjadi Pusat Halal Global di bidang layanan kesehatan. Sistem ini menjamin ketersediaan makanan halal, toleransi beragama, dan layanan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.
Selama empat hari pelaksanaan, pengunjung dapat berkonsultasi langsung dengan rumah sakit peserta, mengenal inovasi medis terkini, hingga menyimak kisah sukses para pasien dari berbagai negara.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News