Manasik Haji Cilik Jeneponto: Pendidikan Agama untuk Generasi Emas

Manasik Haji Cilik Jeneponto: Pendidikan Agama untuk Generasi Emas

HARIAN.NEWS, JENEPONTO – Ribuan anak-anak usia dini dari berbagai lembaga pendidikan di Jeneponto mengikuti kegiatan Manasik Haji Cilik yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Guru Pendidikan Agama Islam Taman Kanak-Kanak (FKG PAI TK) Kabupaten Jeneponto.

Acara ini berlangsung di Lapangan Pasamaturukang dan diikuti oleh 2.484 peserta dari TK, RA, dan KB se-Kabupaten Jeneponto, Senin (17/2/25).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Bupati Jeneponto, H. Reza Faisal Saleh, dengan didampingi oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pj Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, A. Fatimah Tenrilala, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Turut hadir pula perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Jeneponto.

Edukasi Ibadah Haji Sejak Usia Dini

Dalam sambutannya, Pj Bupati Jeneponto mengapresiasi upaya FKG PAI TK dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Ia menekankan pentingnya menanamkan pemahaman tentang ibadah haji kepada anak-anak sejak dini.

“Manasik haji ini bukan hanya sekadar kegiatan simulasi, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran untuk membentuk karakter religius anak-anak. Mereka akan lebih mengenal makna ibadah haji dan nilai-nilai kebersamaan dalam Islam,” ujar H. Reza Faisal Saleh.

Dalam simulasi ini, anak-anak mengenakan pakaian ihram mini dan dipandu oleh para guru dalam melaksanakan berbagai tahapan ibadah haji, seperti niat, tawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i antara Bukit Shafa dan Marwah, wukuf di Arafah, melempar jumrah, hingga tahallul.

Didampingi guru dan orang tua, para peserta tampak antusias dan bersemangat menjalankan setiap prosesi dengan penuh khidmat.

Menuju Agenda Tahunan

Ketua FKG PAI TK Kabupaten Jeneponto, Ramla, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan.

Menurutnya, manasik haji bagi anak-anak tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman langsung melalui simulasi  haji yang menyenangkan.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus dilakukan setiap tahun sebagai bentuk pembelajaran dini bagi anak-anak. Dengan adanya simulasi ini, mereka tidak hanya mengenal rukun Islam kelima, tetapi juga memahami nilai-nilai spiritual yang terkandung dalam ibadah haji,” ungkapnya.

Pj Ketua TP PKK Kabupaten Jeneponto, A. Fatimah Tenrilala, juga mengapresiasi peran guru dan orang tua dalam mendukung pendidikan agama bagi anak-anak.

Menurutnya, pembelajaran seperti ini sangat bermanfaat dalam membentuk karakter dan akhlak sejak dini.

Kegiatan Manasik Haji Cilik ini ditutup dengan doa bersama, diiringi harapan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

Dengan edukasi agama yang baik sejak usia dini, diharapkan anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang religius dan berakhlak mulia.***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman

Penulis : ASWIN RASYID