Melalui Indahnya Berbagi Magelang, Akhirnya Nafisah Bisa Berobat Lagi

MAGELANG, HARIAN.NEWS – Setelah sempat bisa melanjutkan pengobatan akibat terkendala biaya. Kini Nafisah Okta Zulfana (7), akhirnya bisa berobat lagi. 

Putri dari pasangan Rachmat Supriadi dan Kristina Damayanti, sebelumnya sempat menjalani empat kali operasi di RSU Tidar, Kota Magelang akibat mengalami penyempitan anus mengakibatkan kesulitan buang air besar. 

“Putri saya ini, sejak kecil kesulitan buang air besar. Namun baru terasa sejak delapan bulan terakhir hingga akhirnya menjalani operasi penyambungan dan pelebaran anus,” ujar Damayanti saat berbincang dengan harian.news di kediamannya di Dusun Truni, Desa Candisari, Kecamatan Bandongan, Magelang, Jateng. 

Komunitas Indahnya Berbagi Magelang menyerahkan bantuan kepada orang tua Nafisah (7), di kediamannya Desa Candisari, Windusari Kab. Magelang, Selasa, 11 Juli 2023. (Ft. Mohis/HN)


Seiring perjalanan waktu, usai menjalani operasi keempatnya, Nafisah tak bisa lagi menjalani pengobatan lanjutan. Pasalnya, kondisi ekonomi kedua orang tuanya menjadi salah satu alasan anak yang baru beranjak usia tujuh tahun ini, hanya bisa berobat jalan seadanya. 

Apalagi anak malang ini hingga kini tak mendapat BPJS KIS dari pemerintah. Untuk memenuhi biaya pengobatannya selama orang tuanya terpaksa menggunakan BPJS Mandiri. 

Namun Nafisah, kini mendapat jalan untuk bisa berobat kembali di rumah sakit. Komunitas Indahnya Berbagi Magelang yang mengetahui kondisi yang sedang diderita Nafisah. 

Komunitas Indahnya Berbagi Magelang inipun mengulurkan tangan untuk membantunya. Bak kedatangan sang malaikat penyelamat, dipimpin oleh Ibu Wulan, dia bersama anggotanya di Komunitas Indahnya Berbagi Magelang memberikan bantuan untuk Nafisah. 

Adapun bentuk bantuan yang diberikan, selain berwujud uang cash, juga dibantu barang seperti pempes, susu, boneka dan lainnya. Komunitas ini juga memberikan pendampingan perawatan di rumah sakit. 

Pada Selasa, 11 Juli 2023, pihak Komunitas Indahnya Berbagi Magelang menyerahkan bantuan ke keluarga Nafisah. Komunitas yang dikoordinir oleh Ibu Wulan ini juga membantu membawa anak tersebut ke RS Tidar bersama Perangkat Desa Candisari agar bisa mendapat penanganan medis dengan baik dan maksimal. 

“Masya Allah, dengan adanya kebaikan hati dari para donatur, melalui Komunitas Indahnya Berbagi Magelang putri kami bisa kembali diperiksa dan dirawat di rumah sakit,” kata Rachmat ayah kandung Nafisah. 

Menurut Rachmat, sebelumnya sempat pasrah melihat kondisi putrinya yang hanya bisa terbaring lemas pasca menjalani empat kali operasi. Namun melalui Ibu Wulan dan kawan-kawannya, dia pun kini bisa bernafas lega karena putrinya bisa kembali berobat. 

Diuraikan Rachmat, kondisi putrinya setelah empat kali dioperasi terus menurun. Kotoran yang mestinya keluar melalui saluran pembuangan kotoran tak bisa dan masih melalui di bekas operasi di bagian perut. (Mohis) 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News