Menikmati Destinasi Asri sambil Menengok Jejak Prasejarah di Sumpang Bita Pangkep

Menikmati Destinasi Asri sambil Menengok Jejak Prasejarah di Sumpang Bita Pangkep

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Sumpang Bita, yang terletak di Kelurahan Balocci Baru, Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, adalah destinasi wisata yang menawarkan perpaduan antara keindahan alam dan jejak prasejarah.

Pengunjungi Taman Purbakala Sumpang Bita bukan hanya diberikan kesempatan untuk menikmati keindahan alam, tetapi juga untuk belajar dan memahami jejak sejarah manusia prasejarah di Sulawesi Selatan. Sebuah destinasi yang menawarkan pengalaman edukatif dan rekreatif sekaligus.

Dengan jarak tempuh hanya sekitar satu jam perjalanan dari Kota Makassar, menjadikannya pilihan ideal bagi mereka yang ingin merasakan suasana berbeda dari hiruk-pikuk kota.

Kaya Perbukitan Karst

Setibanya di taman seluas sekitar 2 hektar ini, pengunjung akan disambut oleh pemandangan perbukitan karst yang menjulang tinggi, memberikan latar belakang yang menakjubkan untuk berfoto.

Tak sampai di situ, spot-spot foto bagi khususnya bagi penikmat medsos juga sangat mendukung dari pepohonan rindang yang tersebar di seluruh area.

Pohon rindang dan bukit karts ini menciptakan suasana sejuk dan asri, menjadikan tempat ini sangat cocok untuk bersantai dan “healing” dari rutinitas harian.

Dua Gua Prasejarah

Salah satu daya tarik utama taman ini adalah keberadaan dua gua prasejarah, yaitu Gua Sumpang Bita dan Gua Bulu Sumi.

Di dalam gua-gua ini, terdapat lukisan-lukisan dinding berusia ribuan tahun yang menggambarkan cap tangan, cap kaki anak-anak, serta gambar hewan seperti babirusa. Lukisan-lukisan ini memberikan gambaran tentang kehidupan manusia prasejarah di wilayah ini.

Untuk mencapai mulut gua, pengunjung perlu menaiki sejumlah anak tangga yang telah disediakan. Meskipun membutuhkan sedikit usaha, pemandangan dan pengalaman yang didapatkan sepadan dengan tenaga yang dikeluarkan.

Fasilitas Memadai

Fasilitas di Taman Purbakala Sumpang Bita ini juga cukup memadai. Meski kesan prasejarah sangat kuat, namun pengunjung juga bisa menikmati gazebo untuk beristirahat, jalur trekking bagi yang ingin menjelajah lebih jauh, serta toilet umum.

Di area depan taman, tersedia warung-warung yang menjual makanan dan minuman ringan. Bagi yang ingin menambah keseruan berfoto, tersedia penyewaan kursi lipat gunung dengan harga sekitar Rp 20.000.

Buka Setiap Hari

Taman ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. Harga tiket masuknya sangat terjangkau, hanya Rp 5.000 per orang. Bagi yang ingin menghindari keramaian, disarankan untuk berkunjung di hari biasa, karena pada akhir pekan taman ini biasanya lebih ramai dari biasanya.

PENULIS: ANDI RASIKAH AGASYA YURI

Baca berita lainnya Harian.news di Google News