Miris! Masjid di Makassar akan Dijual, Warganet Siap Galang Donasi

Miris! Masjid di Makassar akan Dijual, Warganet Siap Galang Donasi

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Viral di media sosial, Masjid Fatimah Umar, yang terletak di kompleks BTN Makkio Baji, Bangkala, Kecamatan Manggala Kota Makassar dipasangi spanduk yang bertuliskan ‘Dijual’.

Spanduk berukuran sedang dipasang persis di teras masjid hingga menutupi sebagian bangunan. Informasi yang tertera di spanduk itu juga menuliskan nomor kontak pemilik tanah.

Kabar ini berawal dari unggahan pengguna Facebook, Andi Muhammad Nur Syahid, ia memposting rasa mirisnya melihat tempat ibadah yang berlokasi di Makassar harus dipasangkan spanduk bertuliskan ‘Dijual’.

Menurutnya, kota mayoritas islam yang menjunjung nilai matanre siri’ sangat tidak pantas melakukan hal tersebut. Apalagi tempat tersebut merupakan lokasi beribadah ribuan  warga sekitar.

“Malu rasanya di kota Makassar yang matanre siri’ dan mayoritas muslim sampai harus pasang spanduk seperti ini.. Siri’ napacce tojengmi ini. kalau tidak siri’ki, pacce betulanmi,” tulisanya dalam logat Makassar, dikutip Senin (15/07/2024).

Menurut Andi, polemik jual masjid sudah berlangsung selama 2 tahun. Sebelumnya upaya diplomasi sudah dilakukan, namun hingga kini tak ada titik terang.

“Lebih dari dua tahun upaya diplomasi, kami diskusi banyak dengan imam pengurus, mencari ikhtiar dan jalan agar bisa selesai tapi sepertinya memang harus diselesaikan dengan dana wakaf dari ummat,” jelasnya.

Dari informasi yang disampaikan Andi, tanah yang dibanguni Masjid Fatimah Umar adalah milik warga sekitar. Pemilik tanah, dikabarkan merupakan anak dari almarhum pemilik tanah awal yang turut membangun masjid tersebut bersama warga.

Warganet Galang Donasi

Postingan yang diunggah Andi Muhammad Nur Syahid mengetuk hati nurani warga internet (warganet). Sejak viralnya postingan itu, mereka berbondong-bondong akan menggalang donasi.

“Open donasi ustadz, akan patungan beli masjid ini,” tulis Nur Soka W di kolom komentar.

“InsyaAllah. Ada jalan untuk dimudahkan gpp (gak apa-apa) dibuka donasi aja ustadz (Andi Muhammad Nur Syahid) insya Allah, kami semampunya,”tulis akun Akhiruddin.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi harian.news masih menunggu konfirmasi dari warga dan pemerintah  pemerintah setempat.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News