Nama Kades Karangtalun Magelang Dicatut, Uang Melayang Ratusan Ribu

MAGELANG, HARIAN.NEWS – Ini pelajaran berharga bagi para Kepala Desa (Kades) maupun pejabat publik. Jika kedatangan tamu atau bertemu dengan seseorang agar lebih waspada dan berhati-hati saat diajak bersuwah foto karena bisa saja fatal jadinya.
Seperti yang dialami oleh Kades Karangtalun, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang, Muzaeni. Bagaimana tidak, gara-gara foto, nama Kades Karangtalun dicatut oleh oknum warga untuk memeras. Tak pelak, uang senilai ratusan ribu di counter pulsa melayang hingga ratusan juta.
Muzaeni mengungkapkan, ia pernah kedatangan tamu di ruang kerjanya dan salah satu diantara tamu tersebut memotonya secara diam-diam. Celakanya, foto Muzaeni yang diabadikan oknum warga tersebut justru digunakan untuk memeras di counter pulsa.
“Waktu itu, oknum warga tersebut masuk bertamu di runagbkerja saya. Lalu dia memoto saya berpakaian Korpri. Nah, foto itulah di bawa oleh oknum itu ke counter pulsa minta uang pulsa Rp 600.000,” ujar Muzaeni.
Kejadian itu ia ketahui setelah ia menerima laporan dari pemilik counter pulsa jika seorang warga yang mengatasnamakan Kades untuk meminta uang pulsa sebesar Rp 600.000.
“Modus penipuan ini menggunakan nama Kades Karangtalun dengan cara menunjukkan foto kesasaran,” kata Muzaeni.
Yang menjadi tanda tanya, siapa gerangan oknum warga yang nekat melakukan penipuan dengan mencatut nama Kades Karangtalun?
Lantas, kenapa pihak counter pulsa tersebut tidak konfirmasi terlebih dahulu ke Kades yang namanya dicatut. Terlebih, korban pemilik counter ini masih warga Karangtalun.
Terkait peristiwa ini, para Kades maupun pejabat publik lainnya, harus berhati-hati dan waspada. Begitu pula masyarakat agar tidak langsung memercayai jika ada seseorang yang datang meminta uang atau barang lainnya membawa-bawa nama pejabat termasuk kades sebelum dikonfirmasi kebenarannya. (Muis)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News