ODOD di Parigi Disambut Ribuan Warga, Bupati Gowa Tegaskan Pemerintah Tak Boleh Berjarak dengan Masyarakat

HARIAN.NEWS, GOWA – Antusiasme masyarakat Kecamatan Parigi menyambut pelaksanaan program One Day One District (ODOD) begitu luar biasa. Sejak malam hingga berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, ribuan warga memadati lokasi acara, menciptakan suasana yang semarak dan penuh kebersamaan.
Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Gowa itu kembali menunjukkan tingginya partisipasi masyarakat. Kehadiran Bupati Gowa Hj. Sitti Husniah Talenrang bersama jajaran pemerintah daerah mendapat sambutan hangat dari warga yang datang dari berbagai desa di Kecamatan Parigi.
Tak hanya masyarakat umum, kegiatan tersebut juga dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh politik, tokoh perempuan, tokoh pemuda, hingga budayawan. Kebersamaan itu menjadi potret kuatnya semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah.
“Saya sangat terharu melihat seluruh tokoh politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, hingga budayawan yang hadir sejak malam hari sampai seluruh rangkaian One Day One District selesai,” kata Husniah, Minggu (21/6/2026).
Menurut Husniah, tingginya partisipasi warga menjadi energi positif bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memastikan setiap kebijakan lahir dari kebutuhan masyarakat di lapangan.
Ia menjelaskan, seluruh pimpinan perangkat daerah sengaja diboyong ke Kecamatan Parigi agar pelayanan pemerintah tidak hanya berlangsung di balik meja, melainkan hadir langsung di tengah masyarakat.
Mulai dari kepala SKPD, kepala badan, camat, kepala bidang hingga kepala puskesmas ikut mendampingi kegiatan tersebut. Mereka berdialog, menerima masukan, serta mendengarkan berbagai persoalan yang disampaikan warga secara langsung.
Bagi Husniah, ODOD bukan sekadar agenda kunjungan kerja, tetapi menjadi ruang komunikasi terbuka yang mempertemukan pemerintah dengan masyarakat tanpa batas birokrasi.
“Kegiatan ini bertujuan mendengarkan secara langsung apa yang menjadi keinginan masyarakat Parigi. Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Karena itu, kami harus hadir, mendengar, dan memastikan tidak ada lagi sekat antara pemerintah dengan masyarakat,” tegasnya.
Ia menilai, pola pelayanan seperti ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan cepat dalam menyelesaikan persoalan masyarakat.
Melalui dialog langsung, berbagai aspirasi mulai dari pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat segera dipetakan untuk ditindaklanjuti oleh perangkat daerah terkait.
Antusiasme ribuan warga dalam pelaksanaan ODOD di Parigi sekaligus mencerminkan besarnya harapan masyarakat terhadap kehadiran pemerintah yang lebih dekat, mudah diakses, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tingkat kecamatan.
Program One Day One District sendiri menjadi salah satu inovasi Pemerintah Kabupaten Gowa untuk memperkuat pelayanan publik berbasis wilayah, mempercepat penyerapan aspirasi masyarakat, serta memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan riil warga di setiap kecamatan.
Dengan pendekatan tersebut, Pemkab Gowa berharap hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat sehingga proses pembangunan dapat berlangsung secara partisipatif, inklusif, dan berkelanjutan. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN