Oknum ASN Kecamatan Bulupoddo Viral Dukung Pemasangan Baliho Capres, Bawaslu Sinjai Bertindak

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Beredar video hingga viral diduga seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Kecamatan Bulupoddo, Kabupaten Sinjai terkesan menginstruksi pemasangan Baliho Calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 2 Prabowo-Gibran.

Diketahui berinisial AB itu, mengancam pegawai Kecamatan Bulupoddo yang bertugas memasang baliho akan diadukan ke Ketua Tidar Sulawesi Selatan jika nanti tidak memilih Capres-Cawapres pilihannya tersebut.

Rekaman video yang berbau kampanye di media sosial TikTok @KOJAM.ID itu ternyata direkam seorang wanita yang diduga pegawai ASN Kecamatan Bulupoddo.

Dalam gambaran videonya, wanita diduga (ASN) itu sedang menyaksikan serta mengawasi pemasangan baliho Capres-Cawapres nomor 2 Prabowo-Gibran yang dibingkai memakai balok kayu tersebut.

Tangkapan layar video viral diduga oknum ASN kecamatan.

Ia juga melaporkan ke salah satu koordinator kecamatan (timses) yang mendukung Prabowo-Gibran menjadi Presiden dan Wakil Presiden pilihannya.

“Ini puang, Pak Koordinator Kecamatan (korcam) Bulupoddo, lagi pasang baliho nya, pak Prabowo-Gibran,” katanya.

Tak hanya itu, wanita yang menggunakan dialog bahasa khas Bugis Sinjai itu perkenalkan nama timses pendukung Prabowo-Gibran yang sedang sibuk memasang alat peraga kampanye bergambar itu.

“Ini pak Anto, tim ta semua puang. ini dekat kantor ini puang (pasang baliho), dekat kantor Kecamatan (Bulupoddo), ini pak Korcam. Dekat kantorku puang,” ucapnya didalam videonya.

Tak hanya itu, ucapan berupa ancaman pegawai itu berlanjut hingga memperlihatkan letak lokasi tempatnya berdinas di Kecamatan Bulupoddo.

Dalam bahasa Bugis wanita itu berkata jika pegawai Kecamatan berpindah pilihan dari Prabowo-Gibran dia akan mengadukan ke salah seorang calon calon kepala daerah yang didukungnya.

“Tidak mentong, kalau naik (terpilih) Andi Se** (Kepala Daerah) nanti saya bakal catat semua nama mu,” ucap dengan nada ancaman.

Di akhir Video, AB terang-terangan mendeklarasikan Capres-Cawapres Prabowo-Gibran. Bahkan parahnya, ia menegaskan Pilpres 2024 berlangsung hanya satu putaran saja.

“Prabowo menang satu putaran, ” seruannya.

Video berdurasi 52 detik itu beredar luas di grup-grup media sosial di wilayah Kabupaten Sinjai. Postingan video berkampanye yang viral di media sosial TikTok itu langsung di komentari warganet setelah menonton rekaman bersuara itu.

Warganet menyarankan pihak Bawaslu Kabupaten Sinjai segera menindaklanjuti tindak pegawai ASN yang terkesan berkampanye tersebut.

“Tong Kosong Nyaring Bunyinya?,” ketik akun KOJAM.ID membalas warganet di kolom komentarnya. Rabu, (17/1/2024).

Ketua Bawaslu Sinjai, Asal Arifin yang di konfirmasi terkait Video tersebut mengaku tengah memproses laporan yang mengandung pelanggaran ASN tersebut.

“Hari ini, (Video) sudah kami jadikan sebagai temuan, teman-teman panwascam Bulupoddo sudah melakukan rapat pleno terkait temuan video tersebut tentu bawaslu mempunyai mekanisme,” terangnya.

Ia mengatakan pihaknya akan memproses dengan ketentuan mekanisme sesuai yang tercantum dalam Peraturan Badan Pengawas Pemilu (Perbawaslu) terkait pelanggaran netralitas ASN.

“Besar harapan kami kepada masyarakat yang ada di Sinjai, kalau memang hal-hal seperti ini segera dilaporkan karena sangat membantu (proses) sehingga hal ini bisa kami jadikan bukti awal,” tuturnya.

“Hari ini panwascam Bulupoddo telah turun melakukan penelusuran, dan saya jamin ini akan di proses sesuai ketentuan,” tutup mantan Ketua KPU Sinjai itu.

Dari video itu, oknum ASN memperlihatkan letak pemasangan baliho Prabowo-Gibran tepat didepan sebuah kantor pemerintah. Tampak seorang pegawai pria sedang mengenakan kemeja Korpri.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Penulis : IRMAN