Parkir Elektronik di Pasar Sentral Sinjai: Simbol Modernisasi di Tengah Kebutuhan Dasar yang Terabaikan

HARIAN.NEWS, SINJAI – Peresmian Gerbang Pasar dan Portal Parkir Elektronik Pasar Sentral Kabupaten Sinjai oleh Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, Senin (12/01/2025), menjadi penanda hadirnya simbol modernisasi di jantung aktivitas ekonomi rakyat.
Namun di balik seremoni pengguntingan pita, kebijakan tersebut memantik pertanyaan mendasar, seberapa relevan simbol itu dengan kebutuhan riil pasar?.
Pemerintah daerah menyebut sistem parkir elektronik sebagai bagian dari penataan kawasan dan peningkatan pelayanan publik.
Acara peresmian berlangsung formal dan disaksikan unsur Forkopimda, kepala OPD, serta pejabat lingkup Pemkab Sinjai.
Di atas kertas, kebijakan ini mencerminkan langkah menuju tata kelola pasar yang lebih tertib dan modern.
Namun realita di lapangan berbicara lain. Sejumlah pedagang dan warga pasar justru mempertanyakan urgensi proyek tersebut.
Mereka menilai Pasar Sentral Sinjai masih bergulat dengan persoalan klasik,yakni, infrastruktur yang belum tertata, fasilitas yang minim, serta trauma kebakaran yang pernah melanda pasar dan hingga kini dirasakan dampaknya.
“Yang dibutuhkan pasar ini bukan teknologi parkir, tapi pembenahan bangunan dan penataan lapak. Pasar ini pernah terbakar, tapi belum sepenuhnya dipulihkan,” kata Juki, salah seorang warga pasar.
Dikatakannya, pembangunan tersebut mencerminkan jurang antara pendekatan simbolik kebijakan dengan kebutuhan substantif masyarakat.
Modernisasi yang ditampilkan melalui perangkat elektronik dinilai lebih bersifat kosmetik, sementara problem struktural pasar belum tersentuh secara menyeluruh.
“Peresmian parkir elektronik akhirnya tak sekadar menjadi peluncuran sistem, tetapi juga cermin dilema pembangunan daerah antara mengejar citra kemajuan dan menjawab kebutuhan dasar warga pasar.
Pasar Sentral Sinjai kini berdiri di persimpangan,apakah akan terus dihiasi simbol modernitas, atau benar-benar dibangun dari fondasi yang dibutuhkan pedagang dan pengunjungnya”jelasnya.
“Kami (Pedagang pasar sentral) berharap pemerintah lebih memprioritaskan pemulihan dan penataan Pasar Sentral Sinjai secara menyeluruh, bukan sekadar simbol modernisasi.
Terpisah,kepala Dinas Perhubungan Sinjai, Akbar, menjelaskan,bahwa pembangunan gerbang dan portal parkir elektronik bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan parkir di Pasar Sentral Sinjai serta mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi parkir.
“Penataan parkir ini diharapkan mampu meningkatkan keamanan, kelancaran, dan keselamatan lalu lintas di sekitar kawasan pasar,” ujar Akbar.
Menurutnya, penerapan sistem parkir elektronik juga merupakan bagian dari manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan pada ruas jalan di sekitar Pasar Sentral Sinjai.
Selain itu, sistem ini dijadikan sebagai proyek percontohan atau pilot project program parkir berlangganan di Kabupaten Sinjai.
Akbar menambahkan, penerapan parkir elektronik diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam membayar retribusi parkir.
“Hal ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” jelasnya. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : IRMAN BAGOES