Penetapan Direktur PDAM Sinjai Molor, Bupati Pilih Bungkam

HARIAN.NEWS, SINJAI – Mandeknya penetapan Direktur definitif PDAM Sinjai menuai sorotan tajam masyarakat Sinjai.
Ironisnya, Bupati Sinjai yang memiliki kewenangan penuh justru memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait keterlambatan tersebut, meski seluruh tahapan seleksi telah lama diselesaikan.
Sikap diam Bupati kian menguatkan dugaan adanya tekanan dan intervensi politik dalam proses penetapan pucuk pimpinan PDAM.
Tarik-menarik kepentingan disebut-sebut menjadi penyebab utama keputusan strategis itu tersandera, sehingga menyita waktu yang tidak wajar.
Kondisi ini dinilai mencederai prinsip profesionalisme dan berpotensi mengganggu tata kelola serta pelayanan air bersih kepada masyarakat.
Ridwan, pegiat sosial di Sinjai, bahkan menyebutkan, Bupati Sinjai yang memiliki kewenangan penuh,diduga tersandera oleh kepentingan politik tertentu sehingga belum berani menentukan pilihan.
“Padahal seluruh proses seleksi sudah selesai.Tinggal keberanian mengambil keputusan,”kata Ridwan, Sabtu (27/12/2025).
Lanjut dikatakannya,kekosongan jabatan direktur definitif dikhawatirkan berdampak pada kinerja dan pelayanan PDAM kepada masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas dan distribusi air bersih.
“Janganlah tergadai oleh kepentingan politik sehingga mengorbankan warga selaku pelanggan PDAM,”tambahnya.
Selain Ridwan, sejumlah warga tersohor pun menilai tarik-menarik kepentingan meyakini menjadi faktor utama yang menghambat pengambilan keputusan, sehingga proses penetapan memakan waktu jauh dari kewajaran.
Kondisi tersebut menuai kritik karena dinilai berpotensi mengganggu stabilitas manajemen dan pelayanan PDAM kepada masyarakat.
Diketahui,pemilihan calon Direktur PDAM Sinjai masih jadi perhatian publik.
Hingga kini belum ada calon ditetapkan untuk memimpin perusahaan daerah tersebut.
Terdapat empat calon direktur periode 2025–2030: Saldy Najamuddin, Candra, Nasrullah Mustamin, dan Saktiawan.
Keempatnya telah lolos seleksi administrasi serta Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK).
Tes wawancara akhir oleh Bupati Sinjai, Ratnawati, belum dilaksanakan kata ketua Tim Seleksi.
“Tahap terakhir yakni tes wawancara belum dilaksanakan,” kata Ketua Tim Seleksi, Andi Jefrianto Asapa, Senin (13/10/2025) lalu.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi terbarukan dari Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk menjelaskan penyebab tertundanya penetapan Direktur PDAM Sinjai. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : IRMAN BAGOES