Perkuat Bisnis Logistik, Kalla Translog Dorong Transformasi Digital dan ESG

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kalla Translog terus memperkuat transformasi bisnis melalui pemanfaatan teknologi informasi (IT), pengembangan sumber daya manusia, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) untuk menghadapi dinamika industri logistik yang terus berkembang.
CEO Kalla Translog, Andi Muhammad Gunawan, mengatakan teknologi telah menjadi salah satu pembeda (diferensiasi) dalam operasional perusahaan yang saat ini didukung lebih dari 2.000 karyawan, dengan mayoritas berada di sektor operasional.
“IT sudah kami sematkan sebagai diferensiasi dalam bisnis. Dengan adanya perkembangan teknologi, termasuk artificial intelligence (AI), kemampuan dan pengetahuan karyawan semakin bertambah luas,” ujarnya saat menggelar jumpa pers di Wisma Kalla Lantai 1, Selasa (28/07/2026).
Menurut Andi, pemanfaatan AI memberikan peluang bagi perusahaan untuk menciptakan pola kerja yang lebih cerdas, efisien, dan produktif. Teknologi tidak hanya membantu meringankan pekerjaan, tetapi juga membuka ruang bagi karyawan untuk meningkatkan kemampuan serta menghasilkan kinerja yang lebih optimal.
“Dengan penerapan kerja yang lebih smart, peluang untuk menjadi lebih produktif semakin besar. Perusahaan akan terus bertumbuh dan tentunya pertumbuhan ini juga berpotensi membuka lebih banyak lapangan kerja,” katanya.
Ia menambahkan, semakin sering teknologi dimanfaatkan dalam proses bisnis, maka dampak positif yang dihasilkan juga akan semakin besar, baik dari sisi pengetahuan, efektivitas kerja, maupun pengembangan organisasi.
“Pasti selalu ada hal baru. Kami memegang satu mindset strategi, misalnya ketika masuk ke new product atau new area, maka akan ada new behavior dan proses kerja yang baru,” jelasnya.
Selain transformasi digital, Kalla Translog juga mulai memperkuat komitmen terhadap aspek ESG dalam menjalankan bisnis berkelanjutan. Salah satunya melalui pengembangan bisnis food and beverage (F&B) yang memastikan seluruh produk telah memenuhi standar sertifikasi halal.
Di sektor transportasi, perusahaan juga mulai mengadopsi kendaraan yang lebih ramah lingkungan untuk mengurangi dampak limbah dan emisi. Salah satunya dengan penggunaan truk berbasis listrik sebagai bagian dari upaya mendukung transportasi berkelanjutan.
Sementara itu, CEO Kalla Lines, Muhammad Naim, menyampaikan diusia perusahaan yang sudah mencapai 36 tahun bahwa pencapaian dan pengembangan bisnis tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak di dalam perusahaan.
Ia menilai keberhasilan perusahaan merupakan hasil kolaborasi antara kepemimpinan, tim kerja, serta komitmen untuk terus beradaptasi terhadap perubahan industri.
“Tidak lepas dari dukungan banyak pihak. Pertumbuhan ini merupakan hasil kerja bersama,” ujarnya.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News