Pesan dr Annas Ahmad di Momen HUT RSWS ke-33: Siap Transformasi Melayani

Pesan dr Annas Ahmad di Momen HUT RSWS ke-33: Siap Transformasi Melayani

 

MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Rumah sakit Wahidin Sudirohusodo (RSWS) Kementerian Kesehatan di Makassar, Sulawesi Selatan merayakan HUT yang ke-33. Kegiatan dirangkaikan RSWS Fun Run Km 5 berlangsung di Jalan Perintis Kemerdekaan, Minggu (26/4/2026).

Sejumlah kegiatan momentum HUT RSWS dihadiri seluruh jajaran manajemen RS terbesar di KTI tersebut. Menurut Direktur Utama RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (RSWS), dr Annas Ahmad bahwa tiga puluh tiga tahun bukanlah perjalanan yang singkat.

Ini adalah perjalanan panjang pengabdian, perjuangan, pembelajaran, dan transformasi. RS Wahidin telah tumbuh menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama, bukan hanya bagi masyarakat Sulawesi Selatan, tetapi juga bagi kawasan Indonesia Timur.

Di balik capaian itu, ada dedikasi yang luar biasa. Ada dokter yang bekerja tanpa mengenal lelah. Ada perawat yang hadir dengan ketulusan. Ada tenaga kesehatan, tenaga administrasi, petugas kebersihan, keamanan, teknisi, manajemen, dan seluruh unsur rumah sakit yang setiap hari memberikan kontribusi terbaiknya.

“izinkan saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh insan RS Wahidin. Setiap langkah kecil yang Bapak/Ibu lakukan adalah bagian dari langkah besar rumah sakit ini,”ujar dr Annas saat ditemui di gedung Mochil (Mother and Child Center) RSWS.

Hari jadi ke-33 ini bukan hanya momentum perayaan. Ini adalah momentum refleksi dan pembaruan komitmen. Kita perlu bertanya kepada diri kita masing-masing: sudah sejauh mana RS Wahidin hadir memberi manfaat? Sudah seberapa cepat, ramah, aman, dan bermutu layanan kita dirasakan oleh masyarakat? Dan sudah seberapa siap kita menjawab tantangan pelayanan kesehatan masa depan?.

Rumah sakit hari ini tidak cukup hanya besar secara bangunan. Tidak cukup hanya lengkap secara alat. Rumah sakit harus kuat dalam mutu, cepat dalam layanan, unggul dalam kompetensi, sehat secara finansial, dan dipercaya oleh masyarakat.

Karena itu, memasuki usia ke-33 ini, RS Wahidin harus bergerak lebih cepat. Kita harus memperkuat layanan unggulan, memperbaiki alur pelayanan pasien, menurunkan waktu tunggu, meningkatkan kepuasan pasien, memperkuat keselamatan pasien, serta memastikan setiap layanan diberikan dengan standar terbaik.

Kita ingin RS Wahidin menjadi rumah sakit yang bukan hanya menjadi rujukan karena kewajiban sistem, tetapi menjadi pilihan utama karena kepercayaan masyarakat.

Kita ingin pasien datang ke RS Wahidin dengan harapan, dilayani dengan kepastian, dan pulang dengan rasa aman serta martabat yang terjaga.

Kita ingin setiap pegawai RS Wahidin merasa bangga menjadi bagian dari institusi ini, karena di tempat inilah ilmu, pengabdian, integritas, dan kemanusiaan bertemu dalam satu tujuan mulia: menyelamatkan kehidupan.

“Tema besar yang harus kita bawa ke depan adalah transformasi. Transformasi bukan hanya perubahan struktur, bukan hanya pembangunan gedung, bukan hanya pengadaan alat, tetapi perubahan cara berpikir, cara bekerja, dan cara melayani,”kata dr Annas Ahmad.

Kita harus membangun budaya kerja yang disiplin, responsif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Kita harus meninggalkan pola kerja biasa-biasa saja. Kita harus berani menetapkan target yang lebih tinggi, bekerja lebih terukur, dan mengevaluasi diri secara jujur.

“Di usia ke-33 ini, saya mengajak seluruh keluarga besar RS Wahidin untuk memperkuat lima komitmen utama,”tuturnya.

Pertama, komitmen terhadap mutu dan keselamatan pasien. Tidak boleh ada kompromi dalam keselamatan. Setiap pasien harus mendapatkan pelayanan yang aman, bermutu, dan manusiawi.

Kedua, komitmen terhadap kecepatan dan ketepatan layanan. Pasien tidak hanya membutuhkan dokter yang hebat, tetapi juga sistem yang cepat, alur yang jelas, dan keputusan yang tepat waktu. Ketiga, komitmen terhadap integritas dan profesion

Baca berita lainnya Harian.news di Google News