PILAR 2026 Tandai Regenerasi Kepengurusan LeDHaK FH-UH

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Lembaga Debat Hukum dan Konstitusi Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (LeDHaK FH-UH) resmi melakukan pergantian kepengurusan melalui kegiatan Pelantikan dan Kulturisasi Pengurus (PILAR) Tahun 2026.
Kegiatan yang berlangsung secara luring di Gedung IPTEKS Universitas Hasanuddin ini dihadiri berbagai unsur kelembagaan kampus, mulai dari perwakilan Majelis Keluarga Mahasiswa (MKM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO), para demisioner, pengurus aktif, warga LeDHaK, hingga perwakilan Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Hukum Unhas.
PILAR menjadi agenda penting dalam proses regenerasi organisasi, yang tidak hanya mencakup pelantikan serta pengambilan sumpah jabatan pengurus baru, tetapi juga menjadi wadah transfer budaya organisasi dan penguatan kapasitas dasar kepemimpinan bagi para calon pengurus.
Ketua Panitia PILAR 2026, Alfi Raihan Alatas, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 103 pengurus resmi dilantik dalam kegiatan tersebut, dengan dukungan penuh dari 101 panitia yang terlibat aktif dalam penyelenggaraan acara.
Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, baik pengurus, panitia, demisioner, maupun peserta.
Alfi juga berharap kepengurusan baru dapat meneruskan perjuangan organisasi dengan menjunjung tinggi integritas, nilai kekeluargaan, serta menciptakan ruang progresif bagi pengembangan anggota.
Sementara itu, Ketua Umum LeDHaK FH-UH periode 2026/2027, Achmad Fadli, menegaskan bahwa momentum pelantikan bukan sekadar seremoni pergantian struktur, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam mengemban amanah organisasi.
Dalam sambutannya, Fadli menekankan pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan rasa memiliki di antara seluruh pengurus dan anggota untuk membawa organisasi semakin berkembang.
Ia juga memberikan penghormatan kepada kepengurusan sebelumnya atas dedikasi dan fondasi organisasi yang telah dibangun, seraya mengajak seluruh elemen LeDHaK untuk bersama-sama menjadikan organisasi sebagai ruang bertumbuh, belajar, dan mencetak kader intelektual yang berkualitas.
“Organisasi besar tidak dibangun oleh satu orang hebat, tetapi oleh banyak orang yang berjalan bersama dengan semangat dan tujuan yang sama,” ujarnya.
Selain prosesi pelantikan, kegiatan PILAR juga dirangkaikan dengan sesi kulturisasi kepengurusan melalui pembekalan materi terkait manajemen organisasi, administrasi, dan pengelolaan keuangan lembaga.
Materi tersebut dibawakan oleh Michael Paemba Te’dang mengenai manajemen dan alur kelembagaan, Nurul Aulia Lestari terkait administrasi, serta Nur Kholifah yang membahas keuangan lembaga.
Dengan terlaksananya PILAR 2026, LeDHaK FH-UH diharapkan semakin kokoh sebagai wadah pengembangan intelektual, kepemimpinan, serta semangat perjuangan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin.
(ASW)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News