PkM Pertanian UMI Dorong Petani di Padang Lampe Tanam ‘Ase Lapang’

MAKASSAR, HARIAN.NEWS – Desa Padang Lampe, Kecamatan Ma’rang, Pangkep dipilih oleh tim PKM (program kemitraan masyarakat) UMI, yang diketuai Dr. Abdul Haris, dan anggota Dr. Abdullah dari Fakultas Pertanian, Prodi Agroteknologi UMI.

Tim PkM melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada kelompok tani Darul Mukhlisin yang dipilih untuk mengembangkan tanaman padi lokal yakni Padi Lapang.

Dalam kajian tim PKM, wilayah Pangkep terdapat salah satu daerah sentra penghasil beras padi Lapang yang memiliki ciri khusus seperti rasa pulen dan pandan. Namun sekarang padi lokal tersebut sudah mulai punah dan hampir tidak dijumpai lagi di tingkat petani.

Sekarang masyarakat menanam berbagai macam varietas introduksi yang dapat dikembangkan. Sedangkan varietas lokal yang sangat disukai oleh konsumen karena kualitas rasa nasi yang enak yaitu beras Ase Lapang dari Kabupaten Pangkep sangat jarang lagi dijumpai.

“Olehnya itu perlu dirangsang kembali para petani untuk kembali menanam jenis Padi Lapang ini. Melalui pendampingan, sosialisasi, pembinaan, karena potensi hasilnya hampir sama dengan padi introduksi,” ucap Dr. Abdul Haris kepada harian.news, terkait PkM yang dilakukan ini.

Di Desa Padang Lampe sebagai mitra dengan memperkenalkan teknologi penanaman dengan cara radiasi agar plasma nutfah lokal tetap dapat lestari dan hasilnya sama dengan padi introduksi. Dan dapat menjadi makanan pangan lokal yang punya ciri tersendiri.

Teknik budidaya tetap selalu diakukan setiap musim tanam dan selalu disisihkan lahan sebagian untuk tanaman padi lokal bersama-sama dengan padi introduksi.

Kata dia, target luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :

1. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam hal memanfaatkan padi lokal yang berbasis Indegenous.
2. Peningkatan Keterampilan masyarakat dalam hal budidaya tanaman padi lokal.
3. Desa Padang Lampe khususnya kebun agrowisata yang berbasis tanaman padi lahan sawah menghasilkan koleksi jenis padi lokal yang mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh daerah lain yaitu rasa nasi yang pulen dan bau pandan.

“Adapun manfaat lain dari kegiatan ini dapat ditinjau dari potensi produksi, potensi ekonomis dari peningkatan nilai tambah produk dari sisi penerapan ipteks, dampak sosial secara nasional,” sambungnya.

Diketahui tim PkM ini selain Ketua dan Anggota dari dosen, turut pula dua mahasiswa/alumni UMI yang melengkapi laporan PkM Lektor di Padang Lampe.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News