PLN Resmikan NUMA Farm, Dukung Peternak Sinjai dengan 8 Sapi Limousin

PLN Resmikan NUMA Farm, Dukung Peternak Sinjai dengan 8 Sapi Limousin

HARIAN.NEWS, SINJAI -pu PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Sinjai melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Program tersebut diwujudkan melalui pelatihan Digital Skill Bootcamp bagi pelaku UMKM dan peresmian sentra peternakan NUMA Farm, yang dikembangkan bersama Pemerintah Kabupaten Sinjai dan Nusantara Muda Berdaya.

Kedua program ini menggabungkan peningkatan keterampilan digital dengan pengembangan aset ekonomi produktif berbasis potensi peternakan masyarakat.

Pelatihan Digital Skill Bootcamp berlangsung pada 31 Agustus hingga 1 September 2026 di Aula Paripurna Kabupaten Sinjai. Kegiatan tersebut diikuti puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memperoleh materi desain grafis, pemasaran digital, dan pembuatan konten.

Pelatihan ini ditujukan untuk membantu pelaku UMKM meningkatkan kualitas promosi, memperluas jangkauan pemasaran, serta memanfaatkan teknologi digital dalam pengembangan usaha.

Selain pelatihan, PLN UID Sulselrabar meresmikan sentra peternakan NUMA Farm sebagai wadah pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan.

Melalui program TJSL, PLN memberikan dukungan delapan ekor sapi Limousin sebagai aset produktif NUMA Farm. Bantuan tersebut dilengkapi fasilitas peternakan, termasuk kandang, pakan, vitamin, vaksin, dan dukungan tenaga kesehatan.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Sinjai, Bendahara Kecamatan Sinjai Selatan, Sudirman, mengapresiasi kolaborasi PLN Peduli dan Nusantara Muda Berdaya dalam mengembangkan kapasitas UMKM serta sektor peternakan.

“Digital Skill Bootcamp memberikan keterampilan yang relevan bagi para pelaku UMKM untuk mengembangkan usahanya di era digital, sementara pengembangan NUMA Farm membuka peluang ekonomi produktif melalui sektor peternakan,” ujar Sudirman.

Ia berharap kolaborasi tersebut terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi kemandirian ekonomi masyarakat Sinjai.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, mengatakan program TJSL merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus mengembangkan potensi ekonomi daerah.

“PLN tidak hanya hadir melalui penyediaan energi listrik, tetapi juga berupaya menghadirkan energi perubahan bagi masyarakat,” kata Edyansyah.

Menurutnya, pelatihan digital diharapkan membantu UMKM memperluas pasar, sedangkan dukungan delapan sapi Limousin di NUMA Farm diarahkan menjadi aset produktif yang dapat berkembang dan memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Salah seorang peserta Digital Skill Bootcamp, Bahtiar (23), mengaku memperoleh pengetahuan praktis yang dapat diterapkan dalam pengembangan usaha.

“Kami diajarkan cara membuat desain produk yang menarik, mengelola media sosial, hingga memahami strategi pemasaran digital. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk lebih percaya diri dalam mempromosikan produk dan potensi Sinjai,” ujarnya.

Melalui sinergi PLN Peduli, Pemerintah Kabupaten Sinjai, Nusantara Muda Berdaya, dan NUMA Farm, program tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan masyarakat.

Peningkatan keterampilan digital menjadi upaya memperluas akses pasar bagi UMKM, sementara pengembangan NUMA Farm diarahkan untuk membangun sumber ekonomi produktif berbasis sektor peternakan.

PLN UID Sulselrabar menegaskan komitmennya untuk mengembangkan program TJSL yang berfokus pada peningkatan kapasitas, penguatan usaha produktif, dan pengembangan potensi lokal secara berkelanjutan.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News