PMI Makassar Salurkan 100 Paket Bantuan untuk Korban Kebakaran di Tallo

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak kebakaran hebat yang melanda permukiman di Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar.
Kebakaran yang terjadi pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 01.47 Wita itu menghanguskan lebih dari 50 unit rumah warga. Berdasarkan data sementara, sedikitnya 105 kepala keluarga (KK) atau sekitar 310 jiwa terdampak akibat musibah tersebut.
Banyak korban kehilangan tempat tinggal beserta harta benda sehingga membutuhkan bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap para penyintas, Ketua PMI Kota Makassar Syamsu Rizal turun langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 13.20 Wita. Penyaluran bantuan turut didampingi Sekretaris PMI Kota Makassar bersama jajaran relawan PMI.
Dalam kesempatan tersebut, PMI Makassar menyerahkan 100 paket bantuan kebutuhan hidup dasar (Family Kit) yang diperuntukkan bagi keluarga korban kebakaran.
Paket tersebut berisi perlengkapan rumah tangga dasar, sementara Hygiene Kit berisi kebutuhan kebersihan diri, termasuk perlengkapan untuk anak-anak dan balita.
Syamsu Rizal mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari respons cepat PMI untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
“PMI hadir untuk memastikan kebutuhan dasar para korban dapat segera terpenuhi. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit membantu warga yang sedang menghadapi masa sulit setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran,” ujarnya.
Penyaluran bantuan berlangsung di lokasi pengungsian dan disaksikan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), di antaranya Danramil, Babinsa, pemerintah Kecamatan Tallo, pemerintah Kelurahan Tallo, serta berbagai unsur relawan.
Selain PMI, penanganan pascakebakaran juga melibatkan Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar, serta sejumlah organisasi kemanusiaan dan relawan yang bahu-membahu memberikan bantuan kepada warga terdampak.
PMI Kota Makassar menegaskan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk memantau kebutuhan para korban, terutama terkait layanan kesehatan, dukungan psikososial, serta pemenuhan kebutuhan dasar hingga kondisi para penyintas kembali pulih.
Peristiwa kebakaran tersebut menjadi pengingat pentingnya upaya mitigasi dan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan permukiman padat penduduk.
Sinergi pemerintah, organisasi kemanusiaan, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam mempercepat penanganan darurat sekaligus proses pemulihan bagi para korban.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News