Poltekpar Makassar Gelar Pelatihan Pengolahan Kopi untuk Warga Tanjung Merdeka

Poltekpar Makassar Gelar Pelatihan Pengolahan Kopi untuk Warga Tanjung Merdeka

HARIAN.NEWS, MAKASSAR  — Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar melalui Program Studi Pengelolaan Perhotelan (PPH) menggelar Pelatihan Pengolahan Kopi bagi masyarakat Kelurahan Tanjung Merdeka.

Kegiatan yang mengusung tema “From Home Brew to Business” ini berlangsung di Laboratorium Restoran Poltekpar Makassar, 28 November 2025.

Ketua Program Studi Pengelolaan Perhotelan, Muhammad Anas, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar oleh mahasiswa.

Pada pelatihan tersebut, mahasiswa semester 5 berperan sebagai narasumber dan menyampaikan materi teknis seputar pengolahan minuman kopi, mulai dari teknik manual brewing, dasar pembuatan latte art, hingga standar kebersihan dan penyajian.

“Pelatihan ini dirancang aplikatif agar peserta bisa langsung praktik dan memahami proses pengolahan kopi dengan benar. Harapannya, keterampilan ini dapat menjadi bekal untuk membuka peluang usaha rumahan,” ujar Anas.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif. Peserta diberi kesempatan mencoba teknik penyeduhan hingga mempraktikkan pembuatan latte art. Selain memahami teori, peserta mendapatkan keterampilan langsung yang relevan dengan kebutuhan industri maupun usaha mandiri.

Salah satu peserta, Ibu Rosma, mengapresiasi kegiatan tersebut.

“Pelatihan kopi ini sangat bermanfaat karena kami diajarkan membuat latte art dan kopi secara manual. Pengetahuan ini bisa menjadi ide untuk memulai usaha dari rumah,” ujarnya.

Kegiatan PKM ini menjadi wujud komitmen Poltekpar Makassar dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan kompetensi di bidang kuliner dan perhotelan.

Melalui program ini, Poltekpar berharap dapat berperan lebih besar dalam pemberdayaan masyarakat serta menumbuhkan usaha kecil berbasis keterampilan.

Dengan terselenggaranya pelatihan ini, Poltekpar Makassar kembali menegaskan perannya sebagai institusi vokasi yang tak hanya melahirkan tenaga profesional, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan kapasitas masyarakat secara berkelanjutan.

 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News