PONDASI Beri Rekomendasi Teknis Pembangunan Masjid Al Muamalah BTP

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Lembaga Pusat Observasi dan Advokasi Konstruksi (PONDASI) melaksanakan kajian konstruksi berupa uji sondir gratis pada pembangunan Masjid Al Muamalah di kawasan BTP, Kota Makassar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tanah sebagai dasar perencanaan pondasi bangunan masjid.
Dalam pelaksanaan di lapangan, tim teknis Lembaga PONDASI yang dipimpin Ir. Saddam Husein, menemukan bahwa uji sondir tidak dapat dilakukan langsung dari permukaan tanah.
Hal tersebut disebabkan adanya lapisan keras berupa batuan pada kedalaman awal, sehingga alat sondir tidak dapat menembus lapisan tersebut secara normal.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, PONDASI memberi sejumlah solusi dan rekomendasi teknis kepada panitia pembangunan.
Rekomendasi pertama adalah melakukan pre-boring atau pengeboran awal, yaitu menembus lapisan batuan menggunakan alat bor hingga mencapai lapisan tanah di bawahnya. Setelah lapisan tanah tercapai, pengujian sondir dapat dilanjutkan melalui lubang bor tersebut.
Selain itu, apabila lapisan batuan tergolong tebal atau merupakan batuan dasar (bedrock), Lembaga PONDASI menyarankan untuk mengganti metode pengujian dari sondir ke boring dengan Standard Penetration Test (SPT).
“Melalui metode ini, sampel tanah dan batuan dapat diambil untuk mengetahui kualitas batuan, termasuk parameter Rock Quality Designation (RQD), sehingga perencanaan pondasi dapat dilakukan secara lebih akurat,” jelas Saddam, Sekretaris PONDASI.
Tim PONDASI juga merekomendasikan evaluasi ulang lokasi titik pengujian. Jika lapisan keras tersebut merupakan urugan puing atau beton lama, maka dapat dilakukan penggalian manual (test pit) hingga mencapai tanah asli sebelum pengujian dilanjutkan.
Namun, jika lapisan tersebut merupakan batuan alami yang merata di seluruh area, maka daya dukung tanah dinilai sangat tinggi dan pondasi dangkal dapat menjadi opsi yang aman, dengan tetap mempertimbangkan perhitungan struktur.
Sebagai alternatif tambahan, Lembaga PONDASI juga menawarkan penggunaan metode geolistrik sebagai pengujian non-destruktif untuk memetakan sebaran dan kedalaman lapisan batuan tanpa harus melakukan pengeboran di banyak titik.
Ketua Lembaga PONDASI, Akbar Hadi, mengungkapkan kegiatan Jasa Sondir Gratis merupakan Program Sosial PONDASI khusus untuk tempat ibadah masjid dan lembaga pendidikan islam seperti pesantren dan madrasah.
“PONDASI beranggotakan tenaga ahli bidang konstruksi, yang mana dengan keilmuan yang ada diarahkan untuk hal-hal positif yang bisa memberikan kontribusi untuk pembangunan daerah yang lebih baik,” ujar Akbar Hadi.
Panitia pembangunan Masjid Al Muamalah menyambut baik hasil kajian dan rekomendasi teknis tersebut sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan desain pondasi. Lembaga PONDASI berharap, melalui kajian ini, pembangunan Masjid Al Muamalah dapat berlangsung dengan lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News