Porserosi Sulsel Resmi Dilantik, Bidik Pembinaan Atlet Muda Menuju PON 2028

Porserosi Sulsel Resmi Dilantik, Bidik Pembinaan Atlet Muda Menuju PON 2028

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Pengprov Porserosi) Sulawesi Selatan periode 2026–2030 resmi dilantik. Kepengurusan baru tersebut dipimpin Reza Faisal Saleh sebagai Ketua Pengprov Porserosi Sulsel.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PB Porserosi, Velix Vernando Wanggai, yang menyampaikan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa olahraga sepatu roda semakin berkembang di Sulawesi Selatan.

Velix mengatakan, pelantikan Pengprov Porserosi Sulsel tidak semata-mata menjadi momentum pergantian kepengurusan, tetapi juga merupakan amanah untuk membina generasi muda melalui kegiatan olahraga yang positif.

“Ini tidak hanya sekadar sebuah pelantikan dan mengurus olahraga semata. Tetapi, amanah kepada saudara-saudara pengurus Porserosi adalah amanah untuk mendidik masa depan anak-anak Indonesia dari Sulawesi Selatan,” ujar Velix saat ditemui harian.news di Hotel Almadera, Sabtu (22/08/2026).

Menurutnya, olahraga sepatu roda dapat menjadi sarana untuk mengarahkan anak-anak dan generasi muda ke kegiatan positif sekaligus menjauhkan mereka dari berbagai pengaruh negatif.

Ia juga menilai Porserosi dapat mengambil peran dalam pembangunan Sulawesi Selatan, khususnya dari aspek olahraga, kepemudaan, hingga ekonomi masyarakat.

“Olahraga khususnya sepatu roda bisa menggerakkan ekonomi wilayah, ekonomi masyarakat. Kemudian juga bisa mendidik anak-anak kita bisa berprestasi di sekolah,” katanya.

Velix menambahkan, saat ini Porserosi telah terbentuk di 38 provinsi di Indonesia. Pembinaan di berbagai daerah terus dilakukan sebagai bagian dari persiapan menghadapi agenda olahraga nasional, termasuk PON 2028.

Sementara itu, Ketua Pengprov Porserosi Sulsel, Reza Faisal Saleh, mengatakan minat anak-anak terhadap olahraga sepatu roda di Sulawesi Selatan cukup tinggi. Hal tersebut terlihat dari keberadaan sejumlah klub dan komunitas, khususnya di Kota Makassar.

“Dengan adanya klub-klub, ada komunitas, ini sudah sangat banyak sebenarnya, terutama di Kota Makassar. Saat ini inilah yang akan kita wadahi nanti, bagaimana mengarahkan mereka ke jalan yang positif,” ujar Reza.

Ia mengatakan, kepengurusan periode 2026–2030 akan berupaya mengembangkan fasilitas dan pembinaan olahraga sepatu roda di Sulawesi Selatan.

Program terdekat yang akan dilakukan adalah menggelar ekshibisi pada ajang Porprov. Setelah itu, Porserosi Sulsel akan melanjutkan sejumlah program pembinaan, termasuk peningkatan kapasitas pelatih dan wasit.

“Kita ingin bikin ekshibisi Porprov, itu yang paling dekat. Setelah itu mungkin nanti kita lanjutkan agenda-agenda lain, ada pembinaan kapasitas pelatih, wasit,” jelasnya.

Selain pembinaan sumber daya manusia, Porserosi Sulsel juga akan mendorong pembangunan sarana dan prasarana olahraga sepatu roda serta memperkuat organisasi dengan membentuk kepengurusan di seluruh kabupaten/kota.

Reza juga membuka peluang pengembangan venue khusus sepatu roda di Sulawesi Selatan. Menurutnya, fasilitas tersebut diperlukan untuk mendukung aktivitas komunitas sekaligus pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Dengan kepengurusan baru periode 2026–2030, Porserosi Sulsel menargetkan pembinaan olahraga sepatu roda semakin terarah, sekaligus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News