Presiden Prabowo ‘Sulap’ Pulau Miangas: Starlink untuk Setiap KK

Presiden Prabowo ‘Sulap’ Pulau Miangas: Starlink untuk Setiap KK

Prabowo Dorong Pemerataan Infrastruktur Miangas

HARIAN.NEWS,KEPULAUAN TALAUD – Presiden RI Prabowo Subianto tak main-main dalam membawa negara hadir di ujung utara Indonesia. Dalam kunjungan kerja ke Pulau Miangas, Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, Sabtu (9/5/2026), ia langsung menebar bantuan strategis: dari koneksi internet orbit rendah hingga kapal ikan ukuran besar.

“Kita akan perkuat jaringan supaya handphone bisa beroperasi di sini,” ujar Prabowo di hadapan warga dan pelajar SMKN 2 Talaud.

Starlink dan HP untuk Semua Kepala Keluarga

Yang paling menarik perhatian, Presiden memerintahkan Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, untuk segera menggenjot infrastruktur digital di pulau terluar itu. Bantuan yang diberikan meliputi perangkat telepon seluler dan modem internet berbasis Starlink – satelit milik SpaceX.

“Beliau akan memberi handphone ya? Ada Starlink dan handphone untuk semua KK,” tegas Prabowo.

Langkah ini diharapkan mengakhiri isolasi informasi di Miangas, sekaligus membuka akses pendidikan digital bagi anak-anak setempat.

Kapal Nelayan 15 Gross Ton: ‘Besar dan Luar Biasa’

Tak hanya digital, sektor perikanan juga mendapat suntikan besar. Presiden menyerahkan satu unit kapal nelayan berukuran 15 gross ton – jauh di atas ukuran kapal tradisional yang biasa digunakan warga.

“Hari ini kita memberi bantuan kapal ikan ukuran 15 gross ton. Ini besar juga, luar biasa,” kata Prabowo.

Kapal ini diharapkan menjangkau area tangkapan lebih luas, meningkatkan hasil laut, dan memperkuat kedaulatan ekonomi di perbatasan.

Desa Nelayan Terpadu: Target Dimulai Bulan Depan

Lebih jauh, Prabowo mengumumkan rencana pembangunan desa nelayan terpadu di kawasan tersebut. Program ini akan dikoordinasikan dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang dipimpin Sakti Wahyu Trenggono.

“Rencana beliau akan kita bangun desa nelayan khusus. Kapan mulai? Tahun ini? Dari bulan depan sudah mulai ya pembangunan, awas saya akan cek lagi nanti,” ujarnya dengan nada tegas.

Kehadiran desa nelayan terpadu di Miangas diyakini akan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi maritim baru, sekaligus memperkokoh kehadiran negara di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal).

Dengan gebrakan ini, Pulau Miangas – yang dulu hanya dikenal sebagai titik pangkal perbatasan – kini bertransformasi menjadi ikon pemerataan infrastruktur digital dan kelautan Indonesia.***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman

Penulis : ANDI AWAL TJOHENG