Ramadan Fest 2025, Diskop Makassar Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

Ramadan Fest 2025, Diskop Makassar Dorong Generasi Muda Jadi Entrepreneur

HARIAN.NEWS,MAKASSAR – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan, Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Kota Makassar kembali menggelar Ramadan Fest Next Gen & Techno Entrepreneurship 2025.

Acara ini berlangsung selama sepuluh hari, mulai 16 hingga 25 Maret 2025, bertempat di pelataran Gedung Kesenian Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini menghadirkan beragam program menarik, mulai dari bazar UMKM yang menampilkan produk kuliner, fashion, dan kerajinan tangan, hingga workshop, talkshow, coaching clinic, serta berbagai kompetisi yang melibatkan anak-anak muda.

Kepala Diskop-UKM Kota Makassar, Muhammad Rheza, menyampaikan bahwa acara tahunan ini terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak elemen, terutama dari kalangan mahasiswa dan wirausahawan muda.

Tahun ini, pihaknya menggandeng berbagai perguruan tinggi, seperti Universitas Negeri Makassar (UNM), Politeknik Pariwisata Makassar, Kalla Institute, Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin, serta sejumlah kampus swasta lainnya.

“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak muda untuk menampilkan karya dan produk kreatif mereka. Ini adalah kesempatan bagi mereka untuk lebih dekat dengan dunia bisnis dan wirausaha,” ujar Rheza.

Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam dunia usaha, khususnya bagi pelaku UMKM di Makassar. Menurutnya, setiap tahun selalu muncul ide-ide baru yang patut didukung dan dikembangkan.

“Makassar dikenal sebagai kota kuliner, dan sektor ini akan terus kami dorong. Namun, kami juga tetap mendukung perkembangan kerajinan tangan dan produk kreatif lainnya. Apa yang diminati pasar, itulah yang akan kita kembangkan bersama,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap wirausahawan muda, Diskop-UKM Kota Makassar menyediakan 29 booth gratis bagi UMKM lokal dan pelaku usaha muda di Makassar.

Booth-booth ini menampilkan berbagai produk unggulan, mulai dari makanan dan minuman, pakaian, hingga kerajinan tangan khas daerah.

Selain itu, para peserta juga diberikan kesempatan untuk bergabung dengan inkubator UMKM yang dikelola oleh Diskop-UKM Kota Makassar.

Program ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan bisnis bagi wirausahawan pemula agar dapat berkembang lebih profesional.

“Kami ingin menunjukkan bahwa anak muda bisa berperan dalam pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan berjualan dan berwirausaha, mereka tidak hanya mendapatkan pengalaman bisnis, tetapi juga turut membangkitkan perekonomian Kota Makassar,” tutup Rheza.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang tertarik terjun ke dunia wirausaha dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. ***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman

Penulis : IBNU MUNSIR