Ramai Ucapan Prabowo Sebut di Desa Gak Pakai Dolar

HARIAN.NEWS – Pernyataan Presiden Prabowo terkait pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS), dengan menyebut di desa tidak menggunakan dolar memicu perdebatan luas di ruang publik.
Ucapan Prabowo tersebut viral ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial sejak 16 Mei 2026.
Dalam pidatonya, Prabowo menanggapi terkait banyaknya kekhawatiran publik di Tanah Air mengenai kondisi rupiah yang mengalami tekanan terhadap dolar AS dalam beberapa waktu terakhir.
Video potongan presiden tersebut viral tersebar ke berbagai platform, hingga beragam komentarpun muncul dari yang bernada positif hingga yang memberikan kritik tajam.
Sebagian pihak menilai ucapan tersebut sebagai upaya untuk menenangkan masyarakat agar tidak panik menghadapi situasi ekonomi saat ini, namun ada juga pihak yang menganggap pernyataan tersebut dinilai tidak tepat.
Banyak netizen mengaitkan pelemahan rupiah dengan kenaikan harga pokok dan kondisi ekonomi nasional.
Sejumlah pengamat ekonomi menilai fluktuasi nilai tukar tetap memiliki pengaruh terhadap kehidupan sehari-hari, termasuk harga pangan, bahan bakar, hingga biaya barang impor. Di antaranya menegaskan, isu kurs dolar dinilai tetap relevan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di daerah pedesaan.
Hingga saat ini perdebatan terkait pernyataan Presiden Prabowo tersebut masih tetap bergulir di berbagai media sosial, menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap kondisi ekonomi nasional saat ini di saat rupiah makin terpuruk.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : DODI BUDIANA