Rembuk Bersama Urai Masalah Kesehatan di Desa Boddia

Rembuk Bersama Urai Masalah Kesehatan di Desa Boddia

TAKALAR, HARIAN.NEWS – MMD atau Musyawarah Masyarakat Desa adalah pertemuan perwakilan warga desa beserta tokoh masyarakat dan para petugas untuk membahas hasil Survey Mawas Diri (SMD) dan merencanakan penanggulangan masalah kesehatan yang diperoleh dari hasil SMD.

Dalam Permenkes Nomor 44 tahun 2016 tentang Manajemen Puskesmas disebutkan bahwa SMD dan MMD digunakan sebagai bahan penting dalam penyusunan RUK.

MMD dilaksanakan satu tahun sekali. Hasil dari MMD akan dibahas di Musrenbang tingkat kota.

Kepala UPT Puskesmas Galesong, Hj. Ayu Rosidar,S.Kep,Ns dalam arahannya mengatakan tujuan dari MMD ini adalah
agar masyarakat mengenal masalah kesehatan yang ada di wilayahnya dan agar masyarakat sepakat untuk bersama-sama menanggulangi masalah kesehatan yang ada di wilayahnya serta tersusunnya rencana kerja untuk penanggulangan yang disepakati bersama.

Kegiatan MMD Puskesmas Galesong dilaksanakan di Aula kantor Desa Boddia kecamatan Galesong, Kamis, (12/1/2023) kemarin.

Hadir Dalam kegiatan MMD tersebut Antara lain, Kepala Desa Boddia, Muhammad Rusli, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Boddia,Perwakilan Kader, Perwakilan Tokoh Masyarakat.

Kegiatan MMD membahas hasil Survey Mawas Diri (SMD) Desa Boddia yang telah dilakukan sebelumnya, serta membahas cakupan kegiatan tahun 2022.

Kegiatan MMD berjalan dengan lancar. Semoga dengan adanya MMD ini semua dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Galesong secara bersama-sama,” harap kepala Desa Boddia, Muhammad Rusli.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Penulis : Irwansyah