Rusdi Masse Beberkan Jurus Pemenangan Politik di Forum Konsolidasi Nasional PSI

Rusdi Masse Beberkan Jurus Pemenangan Politik di Forum Konsolidasi Nasional PSI

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Mantan anggota DPR RI dua periode, Rusdi Masse (RMS), menguraikan strategi kunci meraih kemenangan politik di hadapan pengurus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) se-Indonesia dalam Forum Konsinyering DPP–DPW PSI.

Acara tersebut berlangsung di Hotel Santika Premier Slipi, Minggu (12/4/2026), dan dihadiri ketua, sekretaris, serta bendahara DPW PSI dari seluruh provinsi. Saat membawakan materinya, RMS didampingi Wakil Sekretaris Jenderal DPP PSI, Andi Saiful Haq, sebagai pemandu sesi.

Dalam pemaparannya, RMS menekankan bahwa kemenangan politik tidak terjadi secara kebetulan, tetapi merupakan buah dari perencanaan matang, kerja terstruktur, dan kepemimpinan yang solid.

“Kemenangan tak datang dengan sendirinya. Ia lahir dari kerja sistematis, jaringan yang kokoh, dan komitmen yang berkelanjutan,” ujar suami Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi.

Sebagai figur yang berpengalaman di arena politik lokal, mantan Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) itu juga membagikan pengalamannya membalik peta kekuatan politik di Sulawesi Selatan—daerah yang lama dianggap memiliki peta politik stabil sejak masa reformasi.

“Dengan kerja lapangan yang konsisten, perubahan selalu mungkin,” tambahnya.

RMS menilai bahwa soliditas tim dan kerja akar rumput yang berkesinambungan merupakan kunci dalam memenangkan setiap kontestasi politik.

Selain RMS, forum tersebut juga menghadirkan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dan Ketua Harian PSI Ahmad Ali, yang memberikan pengarahan strategis kepada pengurus DPW se-Indonesia.

Kegiatan konsinyering ini menjadi bagian dari langkah PSI memperkuat struktur organisasi dan kesiapan menghadapi agenda politik nasional di masa mendatang.

Sebagai catatan, Rusdi Masse sebelumnya menjabat Ketua DPW NasDem Sulawesi Selatan, dan sukses membawa partainya menjadi peraih suara terbanyak di berbagai pemilu, termasuk Pileg 2019 dan 2024. Ia juga dikenal sebagai bupati termuda di Indonesia ketika pertama kali menjabat di Sidrap (2008–2018), sebelum resmi bergabung dengan PSI pada Januari 2026.

(HSN)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News