Sampah Menumpuk di Desa Sidorejo Bandongan Bukti Perda “Mandul”? 

Sampah Menumpuk di Desa Sidorejo Bandongan Bukti Perda “Mandul”? 

MAGELANG, HARIAN.NEWS – Pada bulan Januari 2023 lalu keberadaan tumpukan sampah di dekat Kali Kruyo utara Dusun Jetak, Desa Sidorejo, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang, Jateng, mendapat sorotan. 

Sayangnya, meski Pemerintah Desa Sidorejo sempat menyikapi terkait keberadaan sampah tersebut, fakta di lokasi tumpukan sampah masih saja ada. 

Padahal di lokasi itu telah terpasang spanduk bertuliskan larangan membuang sampah. Do spanduk juga tertulis sanksi terkait membuang sampah sembarangan, yaitu Perda Pemkab Magelang Nomor 7 Tahun 2007 dan sanksi denda pidana kurungan 3 (tiga) bulan dan/atau denda paling tinggi Rp 50.000.000.

Nyatanya, dengan masih banyaknya warga membuang sampah di tempat itu membuktikan bahwa Perda Nomor 7 tahun 2007 ini terkesan “mandul” bahkan bak Macan Ompong tak bertaring. Apalagi semakin hari, volume sampah yang berada persis di ujung jembatan Kali Gleyor selatan Dusun Jetak tersebut, kian bertambah.

Seorang pemerhati lingkungan, Sastro Lelono (56) menyayangkan banyaknya warga masyarakat Desa Sidorejo membuang sampah sembarangan. Apalagi sampah yang sebagian besar dalam tas plastik tersebut berceceran dan masuk ke Kali Gleyor di bawah jembatan.

“Perlu ada tindakan tegas dari pihak Pemerintah Desa Sidorejo, karena ini jelas ada unsur kesengajaan. Itu dalam larangan yang dipasang disebutkan tentang Perda Kabupaten Magelang yang menyebutkan ada sanksi denda pidana,” ujar warga Tempuran yang setiap hari melintasi lokasi tumpukan sampah itu, Kamis (11/5/2023).

Sastro berharap pihak Kecamatan Bandongan juga memberi atensi terkait kepedulian lingkungan utamanya di Desa Sidorejo itu. Agar masyarakat memiliki kesadaran peduli lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terlebih di sungai.

“Desa Sidorejo ini memiliki potensi wisata yang menarik di Dusun Jetak. Kebanyakan pengunjung tempat wisata Pasar Kebon Watu Gede melintasi jalan ini, jadi ya saya kira saru dan tidak etis dipandang mata,” ujarnya.

Dari pantauan media ini, sesekali tampak warga membuang sampah saat pagi atau sore hari. Tidak hanya satu dua bungkusan sampah, namun sering beberapa bungkus menggunakan sepeda motor dan dengan tanpa malu membuang di lokasi itu. (Muhammad Is) 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News