SEAScreen Academy Kembali Hadir, Rumata’ Artspace Fokus Suguhkan Sejarah dan Nilai Lokal

SEAScreen Academy Kembali Hadir, Rumata’ Artspace Fokus Suguhkan Sejarah dan Nilai Lokal

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui kegiatan Manajemen Talenta Nasional (MTN) Bidang Seni Budaya berkolaborasi bersama Rumah Budaya Rumata’ atau Rumata’ artspace menggelar South East Asian Screen (SEAScreen) Academy.

Ketua Tim MTN Bidang Seni Budaya, Bobby Fernandes mengatakan, SEAscreen Academy ini merupakan inisiatif dari sutradara ternama Riri Riza sejak tahun 2011.

“Program ini bertujuan untuk mendukung dan mengembangkan bakat baru dalam industri perfilman di Indonesia Timur serta memperluas pertukaran pengetahuan dengan pembuat film di Asia Tenggara,” kata Bobby, di hotel Maxone kota Makassar, Rabu (22/5/2024).

“Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan talenta seni budaya melalui program-program kerja sama dengan komunitas-komunitas,” lanjutnya.

Dengan mengusung tema ‘Roots’ atau akar, SEAscreen Academy tahun ini fokus pada eksplorasi dan penghargaan terhadap asal-usul, sejarah, dan nilai-nilai lokal.

“Tujuan MTN bertujuan untuk membina dan mengapresiasi talenta seni budaya Indonesia, dengan harapan karya generasi muda dapat meraih rekognisi internasional,” jelasnya

Sementara itu, Riri Riza mengatakan identitas sebuah karya mencerminkan budaya, laku, dan sikap manusia yang menciptakannya.

“Kami percaya bahwa Indonesia memiliki potensi budaya dan karakteristik yang sangat penting untuk ditelusuri dan dipertahankan, khususnya di Kawasan Timur Indonesia,” katanya.

“Melalui SEAscreen Academy ‘Roots’ – Story Camp 2024, kami ingin menekankan pentingnya pencarian dan pemahaman identitas dalam proses berkarya. Kami merasa terhormat dapat menghadirkan mentor-mentor terkemuka dari Asia Tenggara,” jelas Riri Riza.

Riri Riza berharap pengalaman yang didapatkan di SEAscreen Academy – Story Camp 2024 ini akan menjadi bekal berharga bagi para peserta dan mentor untuk terus mengembangkan diri mengangkat identitas budaya dan mengambil sikap sebagai pencerita.

Sebagai informasi, acara yang berlangsung di Makassar pada 22 hingga 25 Mei 2024 ini, diisi dengan lokakarya, pelatihan, dan sesi networking. Para peserta akan berkesempatan belajar dari sineas, penulis skenario, dan aktor ternama, seperti Amanda Nell Eu dari Malaysia, Chalida Uambumrungjit dari Thailand, serta Hannah Al Rashid, Prima Rusdi, Yandy Laurens, Adrian Jonathan Pasaribu, dan Andi Burhamzah dari Indonesia.

(NURSINTA)

Baca berita lainnya Harian.news di Google News