Sikat Begal Jakarta: Kodam Jaya Dukung Polda dengan Batalyon Tempur

HARIAN.NEWS,JAKARTA – Geliat kejahatan jalanan yang kian meresahkan warga ibu kota mendapat respons tegas dari aparat keamanan. Kodam Jaya mengambil langkah strategis dengan mengerahkan personel Batalyon Tempur untuk memperkuat patroli gabungan TNI-Polri dalam memberantas aksi begal dan kriminalitas lainnya di Jakarta.
Langkah ini merupakan bentuk komitmen nyata Kodam Jaya dalam mendukung tugas Polda Metro Jaya menjaga stabilitas keamanan wilayah. Kapendam Jaya Letkol Arh Noor Iskak menegaskan, sinergi antara TNI dan Polri akan terus diperkuat guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.
“Kami dari Kodam Jaya ingin menegaskan komitmen kami akan terus mendukung tugas-tugas dari Polda Metro Jaya berkaitan dengan keamanan wilayah, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar Noor Iskak dalam konferensi pers di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (22/5/2026).
Patroli Gabungan Diperkuat Batalyon Tempur
Menurut Noor Iskak, kerja sama TNI-Polri dalam patroli keamanan sebenarnya telah berjalan lama melalui unsur kewilayahan. Dari sisi TNI, personel berasal dari Koramil dan Kodim di jajaran Kodam Jaya. Sementara Polri melibatkan Polsek hingga Polres.
Namun, untuk meningkatkan efektivitas pengamanan, kali ini Kodam Jaya memutuskan untuk menurunkan satuan Batalyon Tempur sebagai kekuatan tambahan di lapangan.
“Satuan-satuan yang kami libatkan selain dari satuan wilayah, Koramil, Kodim, kami juga melibatkan satuan Batalyon Tempur untuk mem-backup dan menambah personel kegiatan patroli,” jelas Noor Iskak.
Keputusan ini diambil menanggapi meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap aksi kriminal jalanan yang kerap terjadi pada malam hingga dini hari. Kehadiran personel tambahan dari Batalyon Tempur diharapkan dapat memperluas jangkauan patroli dan mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Noor Iskak menekankan bahwa keamanan bukan semata tanggung jawab satu institusi, melainkan kewajiban bersama antara aparat dan masyarakat. Patroli gabungan ini menjadi manifestasi kehadiran negara dalam melindungi warga dari ancaman kriminalitas.
“Kami memandang bahwa keamanan ini menjadi tanggung jawab bersama, sehingga kehadiran aparat di tengah-tengah masyarakat harapannya adalah bisa memberikan rasa aman dan sebagai wujud kehadiran negara dalam melindungi masyarakat,” paparnya.
Selama ini, patroli gabungan TNI-Polri terbukti efektif menjaga stabilitas keamanan, khususnya di titik-titik rawan tawuran, balap liar, dan begal. Dengan penambahan kekuatan dari Batalyon Tempur, efektivitas patroli diproyeksikan semakin optimal.
Kodam Jaya memastikan akan terus memberikan dukungan penuh terhadap segala langkah pengamanan yang dijalankan Polda Metro Jaya. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di ibu kota.
“Intinya bahwa komitmen kami dari Kodam Jaya akan terus mem-backup, mendukung, dan men-support kegiatan pengamanan yang dilaksanakan oleh Polda Metro Jaya,” tutup Noor Iskak.
Dengan sinergi kuat antara TNI dan Polri ini, masyarakat Jakarta diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan rasa aman dan nyaman. Langkah tegas aparat menjadi sinyal kuat bahwa negara hadir melindungi rakyatnya dari segala bentuk ancaman kriminalitas. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG