Sinergi BI dan Pemprov Dorong Akselerasi Investasi Sulsel

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan memperkuat sinergi dalam PINISI SULTAN 2026.
Hal ini dilakukan untuk mempercepat investasi melalui Dedicated Team Meeting (DTM) Forum PINISI SULTAN 2026 yang digelar di Kantor Gubernur Sulsel, 27 April 2026.
Forum ini dirangkaikan dengan Kick-Off South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026. Menghadirkan berbagai stakeholder termasuk investor.
Agenda tersebut menjadi ruang koordinasi strategis untuk mempercepat transformasi ekonomi daerah berbasis hilirisasi dan investasi berkelanjutan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizki Ernadi Wimanda, menekankan pentingnya meningkatkan efisiensi investasi di tengah persaingan antar daerah yang semakin ketat.
Ia menjelaskan bahwa indikator Incremental Capital Output Ratio (ICOR) Indonesia masih relatif tinggi dibandingkan negara seperti Malaysia dan Vietnam.
”Hal ini menunjukkan perlunya peningkatan kualitas investasi di Sulsel,” ucapnya.
“Di Sulawesi Selatan, tren ICOR menunjukkan perbaikan hingga 2025, namun masih perlu terus ditingkatkan agar investasi yang masuk semakin produktif,” kata Rizki.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki iklim investasi di Sulsel.
”Kami akan melakukan perbaikan termasuk melalui penguatan infrastruktur, kepastian hukum, dan keamanan berusaha,” bebernya.
Melalui forum ini, disepakati berbagai langkah strategis, di antaranya penguatan proyek investasi siap tawar (IPRO), peningkatan kualitas studi kelayakan, serta optimalisasi promosi investasi kepada investor domestik dan global.
Ke depan, kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat realisasi investasi dan memperkuat daya saing ekonomi Sulawesi Selatan di tingkat nasional maupun internasional.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News