Siti Nurhaliza Ungkap Perjuangan 11 Tahun Mendapatkan Buah Hati, Jadi Alasan Dukung Wisata Medis Malaysia

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Penyanyi ternama Malaysia, Siti Nurhaliza, mengungkapkan kisah pribadi yang menjadi alasan utama dirinya bersedia menjadi Brand Ambassador Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC).
Menurut Siti, keputusannya mendukung promosi layanan kesehatan Malaysia tidak lepas dari pengalaman emosional yang pernah ia jalani bersama keluarga. Ia harus menanti selama 11 tahun untuk mendapatkan buah hati sebelum akhirnya berhasil melalui program bayi tabung (IVF) yang dijalani di Malaysia.
“Kenapa saya menerima tawaran ini, karena ada kisah yang sangat menyentuh emosi saya. Saya menjalani perawatan selama 11 tahun untuk mendapatkan cahaya mata (buah hati), dan Alhamdulillah setelah menjalani perawatan di Malaysia, usaha itu berhasil,” ujar Siti dalam sesi jumpa pers Malaysia Healthcare di Hotel Sheraton Gandaria City, Jakarta, Jumat (5/6).
Pelantun lagu-lagu populer itu mengaku tidak hanya merasakan manfaat dari sisi medis, tetapi juga dukungan moral dan emosional yang diberikan tenaga kesehatan selama menjalani proses panjang tersebut.
“Saya merasakan sendiri bagaimana fasilitas kesehatan di Malaysia memberikan pelayanan yang sangat baik. Bukan hanya perawatan medis, tetapi juga sokongan moral dan emosi yang sangat berarti bagi pasien,” tuturnya.
Siti mengungkapkan bahwa tim medis terus memberikan semangat agar dirinya tetap menjalani program IVF hingga akhirnya membuahkan hasil. Melalui proses transfer embrio, ia berhasil mewujudkan impian untuk memiliki anak.
“Mereka memberi saya semangat untuk meneruskan rawatan IVF. Alhamdulillah Allah mengizinkan saya memiliki dua cahaya mata,” katanya.
Bagi Siti, pengalaman tersebut membuktikan kualitas layanan kesehatan Malaysia yang mengedepankan profesionalisme sekaligus pendekatan humanis kepada pasien.
Ia menilai banyak masyarakat dari berbagai negara memilih Malaysia sebagai tujuan wisata medis karena didukung fasilitas kesehatan yang modern, tenaga medis yang kompeten, serta suasana yang nyaman bagi proses pemulihan.
“Ketika datang ke Malaysia untuk rawatan, kita juga bisa merasakan ketenangan. Ada unsur healing yang membuat perasaan lebih tenang dan senang, sehingga memberi dampak positif bagi kesehatan,” ujarnya.
Dukungan terhadap sektor wisata medis Malaysia juga diperkuat melalui kolaborasi antara Malaysia Healthcare Travel Council dan sektor pariwisata Malaysia, sehingga pasien internasional tidak hanya mendapatkan layanan kesehatan berkualitas, tetapi juga pengalaman perjalanan yang nyaman selama berada di Negeri Jiran.
Diketahui, Siti Nurhaliza dan suaminya, Datuk Seri Khalid Mohamad Jiwa, menanti kehadiran anak pertama selama 11 tahun pernikahan. Setelah menjalani program bayi tabung (IVF) di Malaysia, penyanyi yang dijuluki diva Malaysia tersebut akhirnya berhasil melahirkan anak pertamanya, sebuah pengalaman yang kini menjadi inspirasi sekaligus alasan kuat dirinya mendukung promosi wisata medis Malaysia di tingkat internasional.
(HSN/ASW)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News