Stres Dapat Memperburuk Kondisi Psoriasis, Ketahui Dampaknya Terhadap Kesehatan Kulit

Stres Dapat Memperburuk Kondisi Psoriasis, Ketahui Dampaknya Terhadap Kesehatan Kulit

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Dinas Kesehatan Kota Makassar, melalui akun Instagram @dinaskesehatankotamakassar, mengingatkan bahwa stres tidak hanya berdampak pada kesehatan mental, tetapi juga dapat memperburuk kondisi kulit, termasuk psoriasis. Psoriasis adalah kondisi kulit inflamasi yang dapat dipicu atau diperburuk oleh stres. Berikut adalah beberapa cara stres mempengaruhi kesehatan kulit, khususnya pada penderita psoriasis:

1. Peningkatan Peradangan

Stres memicu produksi hormon kortisol dalam tubuh. Kortisol, yang dikenal sebagai hormon stres, dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh. Pada kulit, peradangan ini dapat memperburuk gejala psoriasis, menyebabkan kulit menjadi lebih merah, gatal, dan bersisik. Kondisi ini membuat gejala psoriasis menjadi semakin terasa.

2. Sistem Kekebalan Tubuh yang Melemah

Psoriasis adalah penyakit autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel kulit yang sehat. Stres dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, yang berpotensi meningkatkan respons imun berlebihan pada penderita psoriasis. Hal ini bisa menyebabkan flare-up atau kekambuhan gejala psoriasis, membuat kondisi kulit semakin parah.

3. Penyembuhan Luka yang Lambat

Stres dapat memperlambat proses penyembuhan alami tubuh, termasuk penyembuhan sel-sel kulit yang rusak. Pada penderita psoriasis, ini berarti bahwa plak dan luka di kulit mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk sembuh. Durasi gejala yang lebih panjang dapat menyebabkan rasa tidak nyaman yang lebih lama pula.

4. Perubahan Perilaku yang Memperburuk Gejala

Stres juga dapat memengaruhi pola tidur, kebiasaan makan, dan gaya hidup secara keseluruhan. Kebiasaan yang tidak sehat, seperti kurang tidur atau pola makan yang buruk, dapat memperburuk kesehatan kulit. Stres yang berlebihan seringkali memicu perubahan gaya hidup yang dapat memicu atau memperburuk gejala psoriasis.

5. Gatal dan Garukan

Pada saat seseorang merasa stres, mereka cenderung lebih sering merasa gatal atau ingin menggaruk kulit mereka. Pada penderita psoriasis, garukan ini dapat memperparah kondisi kulit, memicu iritasi lebih lanjut, dan bahkan menyebabkan luka atau infeksi. Siklus stres-gatal-garukan ini dapat membuat gejala psoriasis semakin memburuk.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News