Tethering Jaringan Tri Bantu Aktivitas Online Lebih Fleksibel di Pedesaan

Tethering Jaringan Tri Bantu Aktivitas Online Lebih Fleksibel di Pedesaan

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Haikal, seorang pemuda asal Kecamatan Hila-hila, Kabupaten Bulukumba, merasakan langsung manfaat tethering jaringan Tri yang lancar dan stabil di wilayah tempat tinggalnya. Ia mengaku rutin menggunakan fitur tethering dari ponsel utama ke laptop maupun perangkat lainnya untuk menyelesaikan tugas kuliah, menonton video pembelajaran, dan bahkan membantu adiknya belajar daring.

“Awalnya saya ragu jaringan Tri bisa maksimal di sini, tapi setelah mencoba tethering buat kerja tugas, ternyata lancar dan cepat,” ujar Haikal, saat ditemui di rumahnya, Minggu (06/4).

Ia mengatakan, aktivitas tethering menjadi solusi efektif karena belum memiliki Wi-Fi di rumah, namun tetap bisa terhubung ke internet berkat jaringan Tri yang andal.

Haikal juga sering menggunakan paket data besar dari Tri untuk mendukung kebutuhan tethering hariannya. “Biasanya saya beli paket 80GB dari aplikasi Bima+, harganya cukup terjangkau. Saya bisa pakai buat semingguan lebih, tergantung pemakaian,” tambahnya. Menurutnya, jaringan Tri tetap stabil meskipun digunakan untuk dua atau tiga perangkat sekaligus.

Selain untuk tugas kuliah, tethering jaringan Tri juga dimanfaatkan keluarganya untuk mengakses hiburan di waktu senggang. Orang tua Haikal kerap menonton YouTube atau mendengarkan ceramah agama melalui perangkat yang terhubung dari ponselnya.

“Jadi satu kartu bisa untuk semua, asalkan sinyalnya bagus dan Tri memang bagus di daerah kami,” jelas Haikal.

Ia juga mengapresiasi kebijakan Tri yang menawarkan paket murah dengan kuota besar, karena sangat membantu mahasiswa dan keluarga di pedesaan.

Bagi Haikal, tethering bukan hanya soal berbagi koneksi, tetapi juga bentuk berbagi kemudahan dalam mengakses informasi dan teknologi secara merata.

Dengan tethering jaringan Tri yang stabil, Haikal berharap semakin banyak anak muda di kampungnya memanfaatkan teknologi digital secara maksimal.

“Selama ada sinyal dan semangat, tidak ada alasan untuk ketinggalan,” tutupnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News