TNI Siapkan 514 Batalyon Teritorial di Setiap Kabupaten

HARIAN.NEWS,JAKARTA – Kementerian Pertahanan (Kemhan) bakal mendorong TNI menuntaskan pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di seluruh kabupaten Indonesia. Targetnya, 514 batalyon yang masing-masing menjaga satu kabupaten.
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan, rencana ini sejalan dengan strategi defensif aktif pemerintah untuk menjaga kedaulatan negara sekaligus memastikan stabilitas nasional sebagai prasyarat pembangunan.
“Presiden memerintahkan kita menjaga seluruh kabupaten. Oleh karena itu, Panglima TNI ditugaskan membangun setiap batalyon untuk menjaga satu kabupaten,” ujar Sjafrie dalam Retret Ketua DPRD Seluruh Indonesia yang dikutip Lemhanas, Minggu (19/4/2026).
Hingga 2025, pemerintah telah membangun sekitar 150 batalyon. Sisanya akan terus ditambah hingga mencakup 514 kabupaten di Indonesia.
Menhan menegaskan, batalyon teritorial tak hanya berfungsi di bidang pertahanan. Keberadaan personel TNI di setiap kabupaten, menurutnya, bisa memperkuat lingkungan sosial dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat melalui interaksi langsung.
“TNI adalah bagian dari national safety belt. Kami harus memastikan keamanan seluruh elemen pemerintahan, termasuk pemerintah daerah, agar dapat menjalankan tugas secara optimal,” tambah Sjafrie.
Langkah ini diperkuat dengan keputusan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto yang menghidupkan kembali jabatan Kepala Staf Teritorial (Kaster). Jabatan yang dihapus sejak Oktober 2001 itu kini diisi Letnan Jenderal Bambang Trisnohadi, yang sebelumnya menjabat Pangkogabwilhan III, sejak Maret 2026.
Dengan keberadaan batalyon di setiap kabupaten, TNI diharapkan hadir lebih dekat dan responsif terhadap dinamika wilayah, sekaligus menjadi tulang punggung pertahanan dari tingkat terbawah. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : ANDI AWAL TJOHENG