TPS 3R Karebosi Jadi Percontohan, Kelurahan Baru Lebih Dulu Bangun Budaya Pilah Sampah

TPS 3R Karebosi Jadi Percontohan, Kelurahan Baru Lebih Dulu Bangun Budaya Pilah Sampah

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Saat Pemerintah Kota Makassar mulai menerapkan kebijakan pemilahan sampah dari sumber pada 1 Agustus 2026, warga Kelurahan Baru, Kecamatan Ujung Pandang, tidak lagi memulai dari nol. Budaya memilah sampah telah dibangun selama beberapa tahun terakhir, menjadikan kawasan ini sebagai salah satu percontohan pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Keberhasilan tersebut ditopang keberadaan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) Karebosi yang kini menjadi lokasi studi banding berbagai instansi, sekolah, komunitas, hingga pemerintah daerah yang ingin mempelajari sistem pengelolaan sampah dari tingkat kelurahan.

Lurah Baru, Fajar Harianto, mengatakan perubahan terbesar bukan membangun fasilitas, melainkan mengubah kebiasaan masyarakat.

“Yang paling sulit adalah mengubah pola pikir. Masyarakat harus memahami bahwa sampah bukan sekadar dibuang, tetapi dipilah dan dikelola sejak dari rumah,” katanya saat menjadi narasumber pada Coffee Morning Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar di Kafe Nordu, Rabu (5/8/2026).

Fajar mengaku mulai membangun budaya tersebut sejak menjabat sebagai lurah pada 2021. Namun, pengalaman mengelola sampah telah dimilikinya jauh sebelumnya, saat bekerja di kapal pesiar dan kemudian bertugas di Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar.

Pengalaman itu memperkuat keyakinannya bahwa persoalan sampah hanya dapat diselesaikan jika dimulai dari sumbernya melalui pemilahan.

Pada awal menjabat, ia aktif mengajak hotel, restoran, rumah sakit, dan pelaku usaha di wilayahnya untuk memilah sampah organik dan anorganik. Namun saat itu muncul pertanyaan yang belum bisa dijawab.

“Kalau sampah organiknya sudah dipilah, dibawa ke mana?” ujarnya menirukan pertanyaan para pelaku usaha.

Jawaban atas persoalan itu hadir ketika TPS 3R Karebosi mulai beroperasi pada 2023. Sejak saat itu, sampah organik diolah menjadi pakan maggot, sementara sampah anorganik diproses untuk didaur ulang.

Selain membangun fasilitas, Fajar juga menggencarkan edukasi ke sekolah-sekolah dengan mengajak siswa melihat langsung proses pengolahan sampah di TPS 3R Karebosi. Langkah tersebut bertujuan menanamkan budaya memilah sampah sejak usia dini.

Upaya yang dilakukan selama beberapa tahun mulai menunjukkan hasil. Kapasitas pengolahan sampah organik yang semula hanya sekitar 150–200 kilogram per hari kini meningkat menjadi sekitar 600 kilogram setiap hari.

Menurut Fajar, capaian itu tidak lepas dari sosialisasi yang dilakukan secara konsisten serta dukungan masyarakat yang mulai menjadikan pemilahan sampah sebagai kebiasaan sehari-hari.

Sejak November 2025, operasional TPS 3R Karebosi juga mendapat dukungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar melalui penempatan lima petugas pemilah sampah. Di sisi lain, Kelurahan Baru terus mengembangkan sistem yang mandiri, termasuk budidaya maggot yang menghasilkan 30–50 kilogram per hari serta program penukaran telur dan pupa maggot bagi warga.

Kelurahan Baru juga menyediakan layanan pengangkutan khusus sampah organik setiap Senin, Rabu, dan Jumat agar sampah yang telah dipilah tidak kembali tercampur selama proses pengangkutan.

Meski pengelolaan maggot memiliki nilai ekonomi, Fajar menegaskan tujuan utama program tersebut bukan untuk mencari keuntungan, melainkan mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Yang paling penting masyarakat mau memilah sampah dari rumah. Kalau itu dilakukan bersama, beban pemerintah akan jauh berkurang dan lingkungan menjadi lebih bersih,” ujarnya.

Pengalaman membangun sistem pengelolaan sampah selama empat tahun membuat Kelurahan Baru lebih siap ketika kebijakan pemilahan sampah resmi diterapkan di Makassar pada Agustus 2026. Bagi masyarakat setempat, memilah sampah kini bukan lagi sekadar program pemerintah, melainkan kebiasaan yang telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News