Tuntas! Polemik Proyek Koperasi Merah Putih Enrekang Capai Titik Terang

Tuntas! Polemik Proyek Koperasi Merah Putih Enrekang Capai Titik Terang

Persoalan KDMP Enrekang Sudah Selesai, Ibu Kiki Diminta Konsisten dengan Kesepakatan 

HARIAN.NEWS, ENREKANG — Babak baru penyelesaian proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Enrekang akhirnya menemui titik terang.

Polemik yang sempat mencuat terkait pelaksanaan program di wilayah Kodim 1419/Enrekang dinyatakan sepenuhnya selesai setelah kedua belah pihak mencapai kesepakatan damai.

Komunikasi intensif yang dilakukan antara pihak Dandim 1419/Enrekang dan saudari Kiki berbuah manis. Kesepakatan penyelesaian tersebut resmi dituangkan dalam surat pernyataan tertulis bermaterai tertanggal 20 September 2026.

Dalam dokumen pernyataan tersebut, Kiki menegaskan bahwa dirinya secara pribadi tidak lagi memiliki sengketa atau permasalahan hukum maupun administratif terkait pengerjaan KDMP. Wilayah proyek yang dimaksud meliputi Desa Buntu Sugi, Desa Sumillan, Desa Kadingeh, hingga Desa Pebaloran di bawah teritorial Kodim 1419/Enrekang.

Meski demikian, ia tetap berkomitmen penuh untuk bertanggung jawab secara mandiri apabila masih terdapat sisa urusan terkait utang piutang material, barang, atau jasa yang melekat pada pengerjaan sebelumnya.

Poin krusial lainnya menegaskan bahwa segala bentuk hak serta tuntutan hukum kepada institusi Kodim 1419/Enrekang telah gugur dan terselesaikan tuntas.

Peringatan Isu Tunggangan Politik dan Kepentingan

Kendati kesepakatan telah diteken, publik diingatkan agar tidak ada lagi wacana atau narasi susulan yang berupaya menghidupkan kembali bara sekam yang sudah padam. Kiki diminta konsisten menjaga pernyataan yang telah ditandatanganinya sendiri.

Pengamat media mengingatkan agar yang bersangkutan tidak mudah diintervensi, dimanfaatkan, atau ditunggangi oleh pihak ketiga yang memiliki agenda tersembunyi.

Produksi polemik berulang dikhawatirkan tidak hanya merugikan diri Kiki secara personal, tetapi juga mencoreng marwah institusi TNI serta mengganggu stabilitas program kerakyatan KDMP.

“Kalau memang sudah selesai, mari sama-sama dijaga. Jangan sampai dimanfaatkan pihak tertentu untuk membangun narasi seolah-olah masih ada konflik. Ini justru merusak citra institusi dan menghambat program yang murni untuk kesejahteraan masyarakat,” ujar sumber internal di Enrekang, Senin (21/9).

Menjaga Kepercayaan Publik pada Program Kerakyatan

Keberlangsungan program KDMP di Kabupaten Enrekang kini menjadi fokus utama yang harus dikawal bersama. Penuntasan masalah ini diharapkan menjadi momentum rekonsiliasi agar ruang-ruang publik tidak lagi gaduh oleh isu-isu lama yang ditarik kembali ke permukaan.

Semua elemen masyarakat dan pemangku kepentingan diimbau untuk menghormati dokumen legal kesepakatan yang ada, memberikan ruang kerja yang kondusif bagi aparat teritorial, serta mengawal pembangunan ekonomi kerakyatan agar berjalan sesuai koridor hukum dan kemaslahatan bersama.***

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman