UIN Alauddin Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit melalui Evaluasi Kinerja 2026

UIN Alauddin Perkuat Tata Kelola Rumah Sakit melalui Evaluasi Kinerja 2026

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – UIN Alauddin Makassar memperkuat tata kelola dan pengendalian internal Rumah Sakit (RS) UIN Alauddin melalui Evaluasi Kinerja Tahun 2026.

Evaluasi yang dilaksanakan Satuan Pengawasan Internal (SPI) UIN Alauddin Makassar tersebut berlangsung di RS UIN Alauddin, Jalan Sultan Alauddin, Makassar, Selasa (18/8/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Tugas Rektor UIN Alauddin Makassar Nomor 2891/Un.06.2/Hm.00/08/2026. Evaluasi menjadi bagian dari pengawasan internal untuk memastikan pengelolaan rumah sakit berjalan sesuai prinsip tata kelola dan pengendalian internal.

Ketua Tim Evaluasi SPI UIN Alauddin Makassar, Purwanto Wahyudi, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memperoleh gambaran objektif mengenai penyelenggaraan dan pengelolaan RS UIN Alauddin.

Dalam prosesnya, tim melakukan penelaahan dokumen, pengumpulan data dan informasi, serta konfirmasi kepada pejabat dan pihak terkait di lingkungan rumah sakit.

Penelaahan tersebut mencakup pelaksanaan proses bisnis, mekanisme pengendalian, serta pengelolaan sumber daya yang digunakan dalam mendukung operasional rumah sakit.

Adapun ruang lingkup evaluasi meliputi tata kelola dan pengendalian internal, sumber daya manusia, perencanaan dan keuangan, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), serta manajemen risiko.

Purwanto menegaskan, evaluasi bukan ditujukan untuk mencari kesalahan dalam penyelenggaraan rumah sakit. Sebaliknya, kegiatan tersebut diarahkan untuk menemukan ruang perbaikan yang dapat memberikan nilai tambah bagi organisasi.

“Evaluasi ini bukan untuk mencari kesalahan. Kami ingin melihat sejauh mana penyelenggaraan RS telah berjalan secara efektif, sekaligus mengidentifikasi berbagai peluang perbaikan yang dapat memberikan nilai tambah dan mendukung peningkatan kinerja RS,” ujar Purwanto.

Menurutnya, pengawasan internal merupakan bagian dari upaya membantu manajemen mencapai tujuan organisasi. Karena itu, hasil evaluasi diharapkan menjadi masukan yang objektif dan konstruktif bagi manajemen RS UIN Alauddin.

Masukan tersebut diharapkan dapat digunakan untuk memperbaiki proses kerja, memperkuat sistem pengendalian, serta meningkatkan efektivitas pengelolaan rumah sakit.

Manajemen dan pegawai RS UIN Alauddin menyambut pelaksanaan evaluasi sebagai bagian dari proses pembenahan berkelanjutan. Hasil evaluasi diharapkan memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai penyelenggaraan rumah sakit sekaligus menjadi dasar perbaikan ke depan.

Melalui evaluasi kinerja tersebut, UIN Alauddin Makassar mendorong RS UIN Alauddin terus memperkuat tata kelola, pengendalian internal, dan manajemen risiko. Langkah ini diharapkan mendukung penyelenggaraan layanan kesehatan yang semakin efektif, terukur, dan bermutu.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News