Video Tawuran Pelajar Viral, Begini Tanggapan Kapolresta Magelang

Video Tawuran Pelajar Viral, Begini Tanggapan Kapolresta Magelang

MAGELANG, HARIAN.NEWS – Unggahan video menunjukkan pelajar membawa senjata tajam viral di wilayah Kabupaten Magelang, Jateng, viral di media sosial belum lama ini. 

Dalam video yang beredar itu, terlihat beberapa pelajar sedang kejar-kejaran. Diantaranya ada seorang pelajar membawa senjata tajam dan mengayunkannya kepada pelajar lain. Kejadian tersebut terjadi di wilayah Desa Seloboro, Kecamatan Salam, Kabupaten Magelang. 

“Saya sebagai warga daerah sini, sangat terganggu banget, apalagi jam jemput anak SD, kasihan ibu-ibu yang jemput anak SD, pada ketakutan sekali. Mohon tindak tegas Pak, hampir sering banget terjadi tawuran di daerah sini, terimakasih,” demikian tulis akun alice_juga_bim.

Di kolom komentar banyak juga yang terlihat kesal dengan kelakuan dari para pelajar yang kurang baik dan kurang terdidik tersebut.

Komentar lai, tri_r.n_13 mengatakan: “Mau sampai kapan to le……, Kalian itu berbuat konyol. Eman2 masa depan kalian !!! Eman2 nama sekolah2 kalian. Kasian guru2 kalian & orang tua kalian,,, Ya Allah….. ayolah mbok do berprilaku positif !!!,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kapolresta Magelang Polda Jawa Tengah Kombes Pol Ruruh Wicaksono menegaskan pihaknya langsung menindaklanjuti dan turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Pertigaan Jalan Dusun Seloboro, Desa Seloboro, Kecamatan Salam. 

“Laporan kejadian ini juga, sudah diterima pihak Polsek Salam,” ujar Kombes Pol Ruruh, Minggu, 7 Mei 2023.

Kapolresta Magelang membenarkan kejadian ini. Bahkan seorang korban berinisial ZA, pelajar salah satu sekolah di wilayah Salam, juga sudah melaporkan kejadian penganiayaan yang menimpa dirinya. 

“Awalnya, korban hendak pulang dari sekolah menuju ke rumah temannya tidak jauh dari TKP. Saat itu, ia berpapasan dengan rombongan dari sekolah lain di wilayah Salam. Saat korban bermaksud menghindar, khawatir terjadi hal buruk, dari arah sebaliknya ternyata sudah ada rombongan pelajar yang menghadang,” sebut Kapolresta Kombes Pol Ruruh. 

Di TKP itu kata Ruruh, salah satu pelajar ada yang turun dari kendaraan dengan membawa senjata tajam. Selanjutnya korban menabraknya, namun pelaku mengayunkan senjata tajam yang digenggam ke arah korban hingga mengenai lengan kiri.

“Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami sakit namun tidak menderita luka, hanya ada bekas goresan dan juga tidak mengeluarkan darah,” jelas Ruruh.

Sementara itu, Kapolsek Salam AKP Maryanto menjelaskan bahwa dari laporan korban sudah ditindaklanjuti. Salah satunya melakukan pemeriksaan terhadap korban dan saksi-saksi yang mengetahui kejadian penganiayaan tersebut.

“Korban ZA sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Salam, dan sudah kami tindaklanjuti dengan melakukan olah TKP, melakukan pemeriksaan saksi-saksi, serta memeriksakan kondisi kesehatan korban ke Puskesmas. Alhamdulillah korban hanya mengalami luka ringan,” terang AKP Maryanto.

Pihaknya juga melakukan penyelidikan lanjutan guna mengungkap siapa pelaku dari kejadian penganiayaan ini. Dan identitas pelaku juga sudah teridentifikasi. (Mohis) 

Baca berita lainnya Harian.news di Google News