Viral Video Pelayanan ‘Tak Ramah’ di RS Haji Makassar: Jangan Sakit Kalau Mau Gratis!

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Sebuah video yang merekam aksi protes seorang warga terhadap pelayanan di RS Haji Makassar viral di media sosial, Senin (19/5/2025).
Video tersebut memperlihatkan seorang pegawai laki-laki berkacamata berseragam ASN sedang duduk di depan laptop, diduga merupakan staf bagian kasir.
Dalam rekaman itu, perekam menyampaikan keluhannya dengan menyebut, “Ini yang bilang tadi jangan sakit kalau mau gratis.”
Unggahan tersebut langsung menyebar luas di Facebook dan memicu berbagai reaksi dari warganet.
Banyak netizen mengecam sikap pegawai yang dinilai tidak menunjukkan empati terhadap pasien, terutama yang menggunakan layanan BPJS.
Dalam suasana rumah sakit yang seharusnya penuh empati dan pelayanan maksimal, pernyataan seperti itu dianggap menyakitkan hati masyarakat kecil yang mengandalkan jaminan kesehatan dari pemerintah.
Salah satu komentar datang dari akun bernama Muhammad Erwin Sagara.
“Rata-rata rumah sakit kelas 2 Makassar begitu. Apalagi yang di sana dekat terminal. Jammeko. Apalagi BPJS kelas 3 jako. Jammeko. Tidak na bati bati ko,” sindirnya.
Komentar tersebut menyiratkan kekesalan dan keprihatinan terhadap pelayanan kesehatan yang dianggap tidak ramah bagi pasien BPJS kelas bawah.
Komentar lain muncul dari akun bernama Daeng Lobo.
“Jangan masuk di bagian kesehatan kerja kalau tidak mau melayani orang sakit,” tulisnya.
Ia menegaskan bahwa profesi di dunia kesehatan menuntut empati dan pelayanan sepenuh hati kepada pasien, apapun latar belakangnya.
Ungkapan ini turut menggambarkan harapan masyarakat terhadap kualitas dan etika pelayanan di fasilitas kesehatan.
Video ini menjadi perbincangan hangat dan memunculkan kembali diskusi soal bagaimana pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan, seringkali belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat.
Terutama bagi pasien dengan BPJS kelas 3, yang kerap mendapat stigma dan perlakuan berbeda saat berobat di rumah sakit.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak RS Haji Makassar terkait insiden tersebut.
Publik menanti klarifikasi dan langkah tindak lanjut dari manajemen rumah sakit guna memastikan bahwa insiden serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
Momen ini juga menjadi refleksi bagi semua pihak tentang pentingnya meningkatkan pelayanan yang berorientasi pada kemanusiaan dan keadilan sosial.
PENULIS: GITA OKTAVIOLA
Baca berita lainnya Harian.news di Google News