Wabup Sinjai Beberkan Alasan Mandeknya Mutasi: Tiga Kali Ajukan Nama, Belum Disetujui

HARIAN.NEWS, SINJAI – Polemik belum dilakukannya mutasi dan penyegaran jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sinjai memasuki babak baru.
Wakil Bupati Sinjai, Andi Mahyanto Mazda (AMM), secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya telah beberapa kali mengusulkan penyegaran birokrasi kepada Bupati Sinjai, namun usulan tersebut belum mendapat persetujuan.
Pernyataan itu disampaikan AMM saat menanggapi pertanyaan wartawan terkait banyaknya jabatan strategis yang hingga kini masih kosong di lingkup Pemkab Sinjai.
“Saya sudah tiga kali sampaikan ke Ibu Bupati dan saya juga sudah mengajukan nama-nama yang qualified untuk jabatan-jabatan tertentu. Tapi rata-rata ditolak dan sampai sekarang belum ada pelantikan,” ujar AMM, Selasa (9/6/2026).
Pengakuan Wakil Bupati tersebut sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai lambatnya pelaksanaan mutasi, rotasi, dan promosi jabatan di Kabupaten Sinjai.
Sejumlah kalangan menilai belum adanya penyegaran birokrasi berpotensi mengganggu efektivitas pemerintahan, mengingat sejumlah posisi strategis masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt) atau mengalami kekosongan.
Sebelumnya, seorang ASN senior yang bertugas di Tanassang berinisial TA menyebut Sinjai menjadi satu-satunya kabupaten di Sulawesi Selatan yang hingga kini belum melakukan penyegaran pejabat pascapelantikan kepala daerah oleh Presiden RI, Prabowo Subianto, di Jakarta.
Menurut TA, kondisi tersebut diduga berkaitan dengan belum sinkronnya komunikasi antara Bupati dan Wakil Bupati dalam sejumlah kebijakan strategis pemerintahan.
Di sisi lain, desakan agar pemerintah daerah segera mengisi jabatan-jabatan yang kosong terus menguat. DPRD Sinjai melalui rekomendasi resmi yang ditandatangani 30 anggota dewan juga telah meminta pemerintah daerah mempercepat pengisian jabatan guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik serta kinerja organisasi perangkat daerah.
Namun hingga memasuki pertengahan tahun 2026, belum ada tanda-tanda pelaksanaan pelantikan pejabat baru di lingkungan Pemkab Sinjai.
Situasi tersebut memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat terkait arah kebijakan birokrasi di bawah kepemimpinan Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arief.
Sementara itu, Bupati Sinjai yang berupaya dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp terkait pernyataan Wakil Bupati belum memberikan tanggapan hingga berita ini diturunkan. (Irman Bagoes)
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : IRMAN BAGOES