Wali Kota ‘Danny’ Imbau Warga Makassar Cuaca Ekstrem, Perhatikan Tiga Panduan Keamanan Ini

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto mengimbau masyarakat mewaspadai cuaca ekstrem. Hal ini menyusul peringatan dini BMKG untuk tanggal 5-7 Januari 2023.

“Waspadai hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang sesaat pada sore hingga malam hari di wilayah Kota Makassar dan sekitarnya,” kata Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar dalam pesan tertulis, Jumat (5/1/2024).

Potensi Curah hujan tinggi tersebut dapat menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti potensi longsor, banjir bandang, banjir dan genangan pada dataran rendah di kawasan perumahan maupun lahan pertanian maupun perkebunan, dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian serta perkebunan.

Selanjutnya, perlu memperhatikan panduan keamanan saat terjadi cuaca ekstrem, pertama banjir adalah melimpasnya air ke daratan akibat.

“Curah hujan yang tinggi, Air Pasang, Deforestasi di hulu, Tidak adanya daerah resapan air,” ungkap Wali Kota berlatar belakang arsitek.

Kedua yang perlu dikenali, resiko banjir yang menyebabkan terseret arus dan tenggelam, bangunan dan pondasi yang tidak tahan banjir, kedinginan dan terjangkit penyakir diare, kolera dan kulit.

“Ketidakpedalian masyarakat dengan, tersengat aliran listrik serta harta benda hanyut dan tergenang,” jelasnya.

Perlu diwaspadai saat musim hujan yaitu, hunian yang berada di daerah rawan banjir, bangun dn pondasi yang tidak tahan banjir, ketidak pedulian masyarakat kepada lingkungan, memarkirkan kendaraan dibawah pohon, tiang dan papan reklame.

Point ketiga panduan keamanan yang perlu ditangani adalah sebelum terjadi masyarakat perlu membersihkan saluran air menanam pohon dan tidak membuang sampah sembarangan, pahami gejala banjir : curah hujan, tentukan daerah evakuasi yang aman dengan sanitasi bersih, siapakan tas siaga.

“Saat terjadi becanda banjir sebaiknya warga mematikan listrik, amankan dokumen dan barang berharga, pantau kondisi banjir melalui sumber informasi yang resmi dn bersiap mengungsi jika diperlukan, dahulukan orang sakit, lansia, balita dn ibu hamil untuk dievakuasi, sediakan juga tas Siaga,” katanya.

Terkahir, jika sudah terjadi banjir pakai alas kaki dan antiseptik saat membersihkan bekas banjir, siapkan air bersih untuk dikonsumsi, berhati hati terhadap binatang berbisa, dan waspada banjir susulan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di wilayah Sulawesi Selatan. Peringatan dini cuaca ekstrem ini berlaku hingga tiga hari ke depan yaitu 5-7 Januari 2024.

Wilayah berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat diisertai kilat dan petir serta angin kencang yaitu Bone, Gowa, Luwu, Palopo, Pangkep, Parepare, Pinrang, Takalar pada 5 Januari. Kemudian, pada 6 Januari, Bone, Gowa, Bantaeng, Bulukumba, dan Luwu Utara diprediksi. Lalu pada 7 Januari, cuaca ekstrem diprediksi terjadi di Luwu Utara dan Luwu Timur.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Penulis : NURSINTA