Wapres Gibran: Pak JK Senior Saya, Idola Saya

Wapres Gibran: Pak JK Senior Saya, Idola Saya

HARIAN.NEWS, SORONG – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait dinamika politik yang melibatkan Presiden Joko Widodo dan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pernyataan tersebut disampaikan Gibran yang juga putra mantan Presiden Jokowi ini  kepada awak media usai meninjau layanan kesehatan di RSUD Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (22/4).

Dalam keterangannya, Gibran justru menekankan pentingnya menghormati sosok-sosok senior bangsa yang telah berkontribusi besar bagi Indonesia, termasuk Jusuf Kalla.

Menurut Gibran, JK bukan hanya tokoh politik berpengalaman, tetapi juga figur yang memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas dan perdamaian nasional, khususnya di wilayah-wilayah yang pernah dilanda konflik.

“Pak JK itu senior saya, mentor juga. Beliau sangat berpengalaman. Beliau banyak kiprah dan kontribusi untuk negeri ini, terutama di daerah-daerah konflik,” ujar Gibran menjawab pertanyaan wartawan terkait statemen andil JK sehingga Jokowi jadi Presiden.

Ia menilai rekam jejak Jusuf Kalla dalam menyelesaikan konflik di berbagai daerah merupakan bukti nyata kepemimpinan yang patut diteladani.

Peran JK dalam proses perdamaian di sejumlah wilayah di Indonesia dinilai menjadi warisan penting dalam menjaga keutuhan bangsa.

Karena itu, Gibran tidak ragu menyebut JK sebagai sosok inspiratif bagi generasi pemimpin saat ini maupun ke depan. Ia bahkan secara terbuka mengungkapkan kekagumannya terhadap mantan Wakil Presiden tersebut.

“Beliau adalah teladan untuk kita semua. Pak JK itu idola saya,” tambahnya.

Pernyataan Gibran ini muncul di tengah mencuatnya dinamika politik antara Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang dikemukakan wartawan saat wawancara.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menanggapi situasi tersebut dengan santai. Dalam pernyataannya, Jokowi menyebut dirinya sebagai “orang kampung”, sebuah ungkapan yang dinilai mencerminkan gaya komunikasinya yang sederhana.

Di sisi lain, Jusuf Kalla juga sempat memberikan respons yang cukup tegas. Ia dikabarkan melontarkan kritik dan meminta pihak-pihak terkait untuk melakukan introspeksi atau “berkaca” terhadap kondisi yang terjadi.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News