HARIAN.NEWS – Student Moblity in Southeast Asia menghadirkan 16 Perguruan Tinggi dari Indonesia yang menjajal tiga negara seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.
16 perguruan tinggi berangkap dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar sejak 27 Oktober dan berakhir 10 November 2022.
Student Mobility 2022 dengan memberangkatkan 16 perguruan tinggi sekaligus bermitra dengan 10 Perguruan Tinggi dari Malaysia, Singapura dan Thailand.
Ke 16 perguruan tinggi yang didominasi asal Sulsel ini diantaranya STIA Abdul Haris Makassar, Dewan Pendidikan Kabupaten Maros, STAI DDI Maros, STAI DDI Sidrap, STAI Yapnas Jeneponto, STAI Al Furqan Makassar, STIT Sunan Giri Bima, STAI Rawa Aopa Kendari, IAI DDI Polman, IAI Al-Amanah Jeneponto, IAIN Manado, IAIN Ponorogo, UIN Alauddin Makassar, Universitas Mandala Waluya, Universitas Islam Negeri Padangsidimpuan, STIT Hasyim Asy’ari Padangsidimpuan.
Pencetus, Student Mobility, Ismail Suardi Wekke, mengetakan kegiatan ini dalam rangka mendiskusikan bagaimana peluang-peluang kolaborasi dilaksanakan.
Ismail menyampaikan bahwa kolaborasi dalam taraf global sudah menjadi keharusan bagi kita, masyarakat akademis khususnya dalam bidang research, demi pembaharuan dan terbarukan ilmu pengetahuan dan peradaban.
“Kegiatan ini dimulai di kampus University College of Yayasan Pahang (UCYP), Malaysia sekaligus tempat kerjasama UCYP, Malaysia bersama 16 perguruan tinggi Indonesia. Kemudian dilanjutkan ICIESEA di Kampus Faoni University dan terakhir Student Mobilty di Universiti Utara Malaysia (UUM), Malaysia,” ungkap Ismail Suardi Wekke, yang juga Ketua STIA Abdul Haris Makassar, Senin (14-11/2022).
Kegiatan ini berlokasi di University College of Yayasan Pahang (UCYP), Malaysia, Univerisitas Pengeran Songkla (UPS) , Thailand, Fatoni University, Thailand, Univeristi Utara Malaysia (UUM), Malaysia.
Ketua Bidang Riset, Penelitian, dan Pengembangan Ilmu Pengetahuan Majelis Pengurus Pusat Pemuda ICMI, 2021-2026, Ismail Suardi Wekke, juga berkunjung ke Perpustakaan Tuanku bainun, Universiti Pendidikan Sultan Idris, Tanjung Malim, Malaysia.
Dalam kunjungan tersebut, Ismail Suardi Wekke, yang juga ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Abdul Haris, Makassar, bersama rombongan lima perguruan tinggi menyampaikan perkenalan awal, sekaligus memohon kesediaan kerjasama UPSI melalui institusi perpustakaan.
“Dengan kunjungan ini, sudah ada kontak yang dapat dijadikan awal dalam kaitan kerjasama perpustakaan dan kearsipan di Malaysia, dalam hal ini UPSI,” kata Ismail.
Turut hadir bersama STIA Abdul Haris, STAI Jeneponto, dan IAI Al Amanah Jeneponto. Begitu pula hadir STAI Al Furqan, Makassar, dan STAI DDI Maros. Disertai pula IAIN Manado.
Selama mengikuti program sejak Rabu, 9 November 2022 lalu, menjadi pertemuan awal dengan Akademi Sains Islam Malaysia (ASASI). Pertemuan dengan organisasi ini mendiskusikan terkait tema kegiatan bersama yaitu etnosains.
Dalam kerjasama ini jalinan ASASI-Pemuda ICMI disertai perguruan tinggi Indonesia akan menjadi platform kerjasama dalam pengembangan keilmuan.
“Sehingga akan menjadi paltform kebersamaan antara Malaysia dan Indonesia,” kata Ismail Suardi Wekke.
Termasuk dengan pelaksanaan Young Scholar Symposium yang direncanakan 2023, telah terlaksana 2022 di Konya, Turkiye.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
