3 Jam Diskusi, Bupati Bersama BBWS Pompengan Sepakat Bersinergi Membangun Gowa

HARIAN.NEWS,GOWA – Tepat pukul 11.00 WITA, Bupati Gowa Husniah Talenrang tiba di kantor Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang.
Disambut langsung Heriantono Waluyadi, Kepala Balai Wilayah Sungai ( BBWS) Pompengan Jeneberang bersama beberapa kepala bidang bawah Kementerian PUPR tersebut
Bupati Gowa bersama rombongan langsung diarahkan ke ruang rapat ” Bili – Bili”.
Pertemuan keduanya langsung digelar, usai memperkenalkan kabinet masing masing, Bupati Gowa yang diberi kesempatan awal untuk berbicara secara gamblang menyatakan Instruksi Pemerintah pusat terkait langkah pembangunan Nasional wajib dilaksanakan bersama.
” Kami hadirkan hampir semua Dinas terkait untuk sharing dengan pihak Balai Pompengan Jeneberang sebagai bukti Pemkab Gowa bertekad membangun koneksitas bersama, apalagi sebuah Program pembangunan harus korelasi dengan dinas terkait sehingga mampu bergerak simultan,” urai Husniah Talenrang usai memperkenalkan puluhan pejabatnya.
Dalam paparan Bupati Gowa, dalam catatan harian.news mencatat sebanyak lima kali, Orang nomor satu Gowa menyampaikan akan posisi Kabupaten Gowa sebagai ” Daerah Sumber “.
” Akhir dari sebuah program pembangunan adalah hadirnya kesejahteraan bagi semua dan dapat dirasakan manfaatnya oleh rakyat, kehadiran Bendungan Bili Bili manfaatnya dominan sudah dirasakan namun masih banyak potensi untuk bisa dimanfaatkan ke depan, sisi lain Pemkab Gowa memastikan akan mendukung sepenuhnya progres pembangunan Bendungan Jenelata,” tambah Husniah Talenrang.
Usai paparan awal Bupati Gowa, Kepala BBWS Pompengan-Jeneberang menyampaikan hasil progres pembangunan bendungan Jenelata.
” Proyek ini sesuai target akan rampung tahun 2028, realisasi yang sementara berjalan baru dikisaran 26 persen,” urai Kepala BBWS Pompengan Jeneberang.
BBWS Pompengan Jeneberang menyampaikan keberadaan pembangunan Bendungan Jenelata memiliki banyak manfaat.
” Sebagaimana Bendungan Bili Bili dimana setiap tahun areal persawahan dapat digarap dua kali setahun, maka kehadiran bendungan Jenelata akan menambah waktu untuk bercocok tanam dari dua kali sampai tiga kali dalam setahun, dalam estimasi anggaran, manfaat bendungan Bili Bili sebanyak 2 Trilun hasil yang dicapai oleh warga dari semua jenis produksi pertanian di beberapa kabupaten, maka kehadiran bendungan Jenelata akan bertambah menjadi 3 trilyun setahun, ini laporan secara umum kami sampaikan ke Pemkab Gowa,” tandas Kepala Balai.
Keberlangsung air bakau, keberadaan potensi untuk listrik, tersedianya air untuk area pertanian dan perkebunan serta beragam manfaat lainnya akan dirasakan langsung oleh warga di empat lima Kabupaten,” tambah Kepala Balai.
Pertemuan Pemkab Gowa dengan BBWS Pompengan Jeneberang berlangsung 3 jam, pembahasan teknis akan penanganan masalah di lapangan dan pengembangan potensi juga menjadi diskusi ketika beberapa Kepala Dinas dan Kepala bidang BBWS ikut berbicara.
Hasil pertemuan keduanya ditutup dengan foto bersama, baik Bupati Gowa maupun Kepala Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang memastikan akan terus bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Gowa.
” Kami berterima kasih kepada Pemkab Gowa yang berkenan hadir dalam pertemuan ini, dipastikan ini menjadi semangat bagi pihak kami untuk terus bekerja dan berharap alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gowa ke depan makin bertambah,” kunci Heriantono Waluyadi kepada awak media siang tadi, Selasa ( 7/4/2026 ). ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN