BBWS Pompengan Jeneberang menyampaikan keberadaan pembangunan Bendungan Jenelata memiliki banyak manfaat.
” Sebagaimana Bendungan Bili Bili dimana setiap tahun areal persawahan dapat digarap dua kali setahun, maka kehadiran bendungan Jenelata akan menambah waktu untuk bercocok tanam dari dua kali sampai tiga kali dalam setahun, dalam estimasi anggaran, manfaat bendungan Bili Bili sebanyak 2 Trilun hasil yang dicapai oleh warga dari semua jenis produksi pertanian di beberapa kabupaten, maka kehadiran bendungan Jenelata akan bertambah menjadi 3 trilyun setahun, ini laporan secara umum kami sampaikan ke Pemkab Gowa,” tandas Kepala Balai.
Keberlangsung air bakau, keberadaan potensi untuk listrik, tersedianya air untuk area pertanian dan perkebunan serta beragam manfaat lainnya akan dirasakan langsung oleh warga di empat lima Kabupaten,” tambah Kepala Balai.
Baca Juga : Salat Iduladha di RTH Syekh Yusuf, Bupati Gowa Ajak Warga Perkuat Kepedulian dan Persatuan
Pertemuan Pemkab Gowa dengan BBWS Pompengan Jeneberang berlangsung 3 jam, pembahasan teknis akan penanganan masalah di lapangan dan pengembangan potensi juga menjadi diskusi ketika beberapa Kepala Dinas dan Kepala bidang BBWS ikut berbicara.
Hasil pertemuan keduanya ditutup dengan foto bersama, baik Bupati Gowa maupun Kepala Balai Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang memastikan akan terus bersinergi dalam pembangunan di Kabupaten Gowa.
” Kami berterima kasih kepada Pemkab Gowa yang berkenan hadir dalam pertemuan ini, dipastikan ini menjadi semangat bagi pihak kami untuk terus bekerja dan berharap alokasi anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Gowa ke depan makin bertambah,” kunci Heriantono Waluyadi kepada awak media siang tadi, Selasa ( 7/4/2026 ). ***
Baca Juga : Ahli Melihat Hak Angket DPRD Gowa dinilai Belum Penuhi Unsur Rasion De Etre
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
