Logo Harian.news

Adira Finance Sulawesi Bagian Selatan Tumbuh 10 Persen, Jaringan Meluas Jadi 88 Titik

Editor : Redaksi II Kamis, 15 Oktober 2026 16:14
Pimpinan Adira Finance saat menghadiri Mini Media Ghatering Adira Finance di Makassar. (Dok. Gita/HN)
Pimpinan Adira Finance saat menghadiri Mini Media Ghatering Adira Finance di Makassar. (Dok. Gita/HN)

HARIAN.NEWS, MAKASSAR – Adira Finance mencatat pertumbuhan bisnis sebesar 10 persen di wilayah Sulawesi bagian selatan pada 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut diikuti perluasan jaringan layanan dari 33 titik menjadi 88 titik.

Kepala Wilayah Adira Finance Sulawesi Bagian Selatan, Weldya P. Caniago, mengatakan perusahaan juga memperkuat edukasi kepada masyarakat agar memahami pembiayaan secara bijak dan bertanggung jawab.

Baca Juga : Usai Merger, Adira Finance Kini Jangkau Nasabah Lebih Luas

Edukasi dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari acara bersama nasabah, lembaga pendidikan, komunitas, hingga lembaga keuangan syariah.

“Masyarakat diberikan pemahaman mengenai cara mengakses pinjaman serta menyesuaikan pembiayaan dengan kemampuan membayar,” ujarnya di Kantor Adira Dinamika Multi Finance, Jalan Pelita Raya Makassar, Kamis  (15/10/2026).

Weldya melanjutkan, Adira Finance juga menggelar pertemuan dengan nasabah untuk mendorong penyebaran informasi melalui lingkungan sekitar.

Baca Juga : Umrah Untuk Sahabat Adira: Pelanggan Berpeluang Berangkat ke Tanah Suci, Begini Caranya!

“Jadi, nasabah yang telah menggunakan layanan perusahaan diharapkan dapat berbagi pengalaman kepada keluarga, tetangga, dan komunitasnya,” bebernya.

Dari sisi bisnis, Adira Finance di wilayah Sulawesi bagian selatan memiliki aset sekitar Rp4,6 triliun, dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp5,8 triliun.

Sekitar 40 persen portofolio pembiayaan dialokasikan untuk kendaraan roda empat, sedangkan 30 persen untuk kendaraan roda dua. Sisanya mencakup kategori pembiayaan lainnya.

Baca Juga : Momentum Ramadan, Adira Finance Tawarkan Solusi Pembiayaan Lebih Terencana

Di tingkat perusahaan, Adira Finance juga melanjutkan integrasi portofolio kredit setelah bergabungnya PT Mandala Multifinance.

Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila, mengatakan aset dan kewajiban Mandala Finance, termasuk kredit yang masih berjalan, telah menjadi bagian dari tanggung jawab Adira Finance.

Menurut Dewa, proses penagihan terhadap pembiayaan tersebut mengikuti mekanisme yang diterapkan Adira Finance. Integrasi ini mencakup penanganan kredit lancar maupun kredit bermasalah.

Baca Juga : Ingin Naik Haji Lebih Cepat? Skema Syariah Adira Finance Bisa Jadi Alternatif

Dewa menjelaskan, kerugian kredit Adira Finance berada di kisaran 6 persen. Kerugian tersebut antara lain berasal dari pembiayaan yang tidak tertagih dan selisih kerugian ketika aset hasil penarikan dijual.

Meski menghadapi risiko kredit, perusahaan tetap mempertimbangkan aspek kemanusiaan dalam menangani nasabah, terutama mereka yang terdampak bencana alam.

“Pada akhirnya, kami melayani sekitar 2,6 juta nasabah aktif. Kalau menyangkut musibah atau bencana alam, kami tetap mengedepankan kemanusiaan,” ujarnya.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: redaksi@harian.news

Follow Social Media Kami

KomentarAnda