Logo Harian.news

Atensi Kapolri Suyudi Ario Seto: Gempur Sarang Narkoba Serentak di Indonesia

Editor : Redaksi II Sabtu, 10 Oktober 2026 14:52
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat diambil sumpah saat prosesi pelantikan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Dok Biro Komunikasi Presiden.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto saat diambil sumpah saat prosesi pelantikan yang dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara. Dok Biro Komunikasi Presiden.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Baca Juga : Makassar “Pasar Gemuk” Narkoba: Granat Ingatkan Konsistensi Kapolri Suyudi Ario Seto 

HARIAN.NEWS, JAKARTA — Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, dan Satpol PP menggelar operasi pemberantasan narkoba secara serentak di sejumlah wilayah Indonesia, Jumat (9/10/2026).

Dimana peredaran narkotika digempur secara serentak di Indonesia merupakan atensi Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memberantas bandar kakap di tanah air.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Baca Juga : Polisi Gerebek Sarang Narkoba di “Borta” Makassar: 98 Orang Positif dan 3 Bandar Ditangkap

Di Jakarta Barat, operasi menyasar Kampung Ambon dan Kampung Boncos dengan mengerahkan sekitar 700 personel gabungan. Sebanyak 24 orang diamankan dalam penggerebekan di dua lokasi tersebut. Rinciannya, delapan orang dari Kampung Boncos dan 16 orang dari Kampung Ambon.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Mereka masih menjalani proses penyelidikan. Operasi dipimpin Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Kristian Siagian bersama Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Kristian mengatakan, operasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden kepada Kapolri untuk memperkuat pemberantasan narkoba.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Baca Juga : Ketua DPR RI Puan Ungkap Alasan Pencopotan Listyo Sigit sebagai Kapolri

“Saat ini operasi kami lakukan di seluruh Indonesia. Serentak, arahan Presiden kepada Kapolri sudah jelas, kami maknai dan kami tidak akan tidur. Kami tidak akan tidur, masyarakat di hati kami. Kami akan berantas mata rantai narkoba,” ujar Kristian saat berada di Kampung Ambon, Jakarta Barat.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Bismo menjelaskan, operasi di Jakarta berlangsung secara simultan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos. Sebanyak 700 personel gabungan diterjunkan dari unsur Brimob, Dalmas, satuan narkoba Mabes Polri, Polda Metro Jaya, Polres, serta TNI.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Menurut Bismo, penggerebekan dilakukan untuk menelusuri aktivitas peredaran narkoba di kawasan yang menjadi sasaran operasi.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Dari hasil pemeriksaan awal di Kampung Ambon, petugas menemukan sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Lokasi tersebut meliputi rumah kontrakan, tempat kos, hingga lapak-lapak. Petugas juga menemukan tempat yang digunakan untuk menyewakan alat isap narkoba atau bong. Sejumlah barang turut ditemukan di dalam sepeda motor dan tempat penyimpanan lainnya.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

“Yang jelas yang kita dapati saat ini tadi secara fakta ada lapak ya, ada yang menyewakan bong-bong tersebut, kemudian ada yang menyimpan di kos-kosan, ada yang menyimpan di dalam motor, dan lain sebagainya,” kata Bismo.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Barang-barang yang ditemukan menjadi bagian dari proses penanganan dan penyelidikan petugas. Polri Ajak Masyarakat Putus Mata Rantai Narkoba Kristian menegaskan, pemberantasan narkoba tidak hanya mengandalkan operasi aparat.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Polri juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk memutus jaringan peredaran narkotika di lingkungan tempat tinggal. Ia meminta warga bekerja sama dengan kepolisian dalam mengungkap aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkoba.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

“Saat ini saya berada dengan Direktur Narkoba Polda Metro Jaya berada di Kampung Ambon. Kami meminta kerja sama dengan masyarakat. Kami ingin bersama-sama masyarakat untuk melakukan pemberantasan mata rantai narkoba,” ujarnya.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Operasi gabungan ini menempatkan pemberantasan narkoba sebagai agenda lintas lembaga. Penindakan terhadap lokasi yang diduga menjadi pusat aktivitas narkoba diharapkan membantu mengungkap jaringan yang lebih luas.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Meski demikian, 24 orang yang diamankan di Kampung Ambon dan Kampung Boncos masih berstatus dalam penyelidikan. Status hukum mereka perlu ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti yang diperoleh penyidik.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Sementara itu, polisi juga menggerebek sarang narkoba di wilayah Borong Taipa “Borta”, Kelurahan Suangga, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (9/10/2026).

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Operasi merupakan gabungan Polrestabes Makassar dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) serta Satresnarkoba Polres Pelabuhan Makassar.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Sebanyak 104 orang diamankan, sementara tiga orang yang diduga sebagai bandar narkotika ditangkap dalam operasi tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun melalui konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana, didampingi Direktur Reserse Narkoba Polda Sulsel Kombes Pol Sugeng Sudarso, Wadir Ditresnarkoba AKBP Yudi Frianto, serta Kasat Narkoba AKBP Lulik Febyantara.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

Dalam konferensi pers dinihari Sabtu (10/10/2026), Kombes Arya Perdana menjelaskan bahwa operasi tersebut dilakukan karena kawasan Sapiria Borta di wilayah Tallo telah berulang kali menjadi perhatian aparat terkait dugaan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Baca Juga : Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Mutasi 19 Kapolda Termasuk Irjen Pol Djuhandhani

 

“Latar belakangnya, Kampung Sapiria Borta di wilayah Tallo ini memang sudah kerap kali diketahui bahwa peredaran narkoba di sana cukup besar,” ujar Arya saat memberikan keterangan kepada awak media.

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Redaksi Harian.news menerima naskah laporan citizen (citizen report). Silahkan kirim ke email: [email protected]

Follow Social Media Kami

KomentarAnda