Bahtiar Ilham Dapat Dukungan Senior Golkar untuk Maju Musda DPD II Golkar Bulukumba
HARIAN.NEWS, BULUKUMBA – Langkah H. Bahtiar Ilham atau yang akrab disapa Haji Ile untuk maju dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD II Partai Golkar Bulukumba mendapat dukungan dari sejumlah tokoh senior Partai Golkar.
Dukungan itu mengemuka saat Haji Ile bersilaturahmi dengan mantan anggota DPRD Bulukumba dari Partai Golkar, DR. H. Amiruddin, di kawasan wisata Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Bulukumba, Sabtu (22/8/2026) sore.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. H. Amiruddin yang kini menjabat sebagai Kepala Desa Ara, menyambut baik niat Haji Ile untuk mengambil bagian dalam kontestasi kepemimpinan Partai Golkar Bulukumba.
Haji Ile sendiri diketahui merupakan anggota DPRD Bulukumba dari daerah pemilihan Bulukumpa-Rilau Ale. Namanya kini mencuat sebagai salah satu figur yang menyatakan kesiapan maju dalam Musda DPD II Partai Golkar Bulukumba.
Bagi H. Amiruddin, keputusan Haji Ile untuk maju bukan sekadar ambisi politik personal, tetapi dapat menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menghadirkan energi baru bagi Golkar Bulukumba.
“Saya tentu memberikan dukungan penuh kepada Haji Bahtiar Ilham. Beliau adalah teman sekaligus bagian dari keluarga besar Partai Golkar. Niat untuk maju harus kita sambut dengan semangat persahabatan dan kebersamaan. Mudah-mudahan langkah ini menjadi jalan untuk membawa Partai Golkar Bulukumba semakin solid, semakin dekat dengan masyarakat, dan semakin kuat menghadapi tantangan politik ke depan,” kata H. Amiruddin.
Menurut dia, kontestasi Musda semestinya ditempatkan sebagai ruang untuk memperkuat persatuan kader, bukan sebaliknya menjadi sumber perpecahan.
Ia berharap seluruh kader dapat mengedepankan gagasan, rekam jejak, serta komitmen membesarkan partai.
Abdul Kahar Muslim Ikut Beri Dukungan
Selain H. Amiruddin, dukungan terhadap Haji Ile juga datang dari Abdul Kahar Muslim, salah satu tokoh politik senior Bulukumba yang pernah menjadi kader sekaligus anggota DPRD Bulukumba dari Partai Golkar selama tiga periode.
Tokoh yang akrab disapa Tuan Kahar itu menilai Haji Ile memiliki ruang untuk memberikan warna baru dalam perjalanan Partai Golkar di Kabupaten Bulukumba.
“Saya mendukung Haji Ile maju di Musda Golkar Bulukumba. Ini adalah bagian dari proses demokrasi di internal partai. Yang paling penting, siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah harus mampu menjaga kebersamaan kader dan menjadikan Golkar semakin kuat serta bermanfaat bagi masyarakat Bulukumba,” ujar Abdul Kahar Muslim.

Haji Ile menyerahkan buku tentang pemikiran dan kinerja Bahlil Lahadalia kepada tokoh senior Golkar Bulukumba ||(doc_harian.news)
Ia juga mengingatkan bahwa pengalaman politik harus menjadi modal untuk membangun komunikasi yang sehat di antara kader.
Menurutnya, Musda bukan hanya persoalan memilih seorang ketua, tetapi juga menentukan arah konsolidasi dan masa depan organisasi.
“Haji Ile harus tampil dengan gagasan dan semangat persatuan. Kalau semua kader bisa duduk bersama dan mengedepankan kepentingan partai, saya yakin Golkar Bulukumba akan semakin solid,” katanya.
Haji Ile: Dukungan Senior Menjadi Energi
Mendapat dukungan dari H. Amiruddin dan Abdul Kahar Muslim, Bahtiar Ilham atau Haji Ile menyampaikan apresiasi. Ia menyebut dukungan tersebut sebagai energi sekaligus amanah untuk menjalani proses menuju Musda DPD II Partai Golkar Bulukumba.
“Saya sangat menghargai dukungan dan nasihat dari senior-senior Partai Golkar. Ini bukan hanya soal dukungan untuk maju, tetapi juga menjadi pesan agar saya tetap menjaga silaturahmi, kebersamaan dan marwah partai,” ujarnya.
Ia berharap proses Musda nantinya berjalan secara demokratis, sehat, serta mampu mempertemukan seluruh kekuatan kader dalam satu semangat membesarkan Partai Golkar.
“Harapan saya, Musda nanti menjadi momentum konsolidasi. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi setelah proses selesai kita harus kembali bersama-sama membesarkan Golkar dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Bulukumba,” katanya.
Haji Ile juga menegaskan bahwa dukungan dari para senior menjadi tanggung jawab moral baginya untuk terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen Partai Golkar.
Menurut dia, kepemimpinan partai ke depan membutuhkan kemampuan merangkul seluruh kader, bukan sekadar memenangkan sebuah kontestasi.
Titip Buku Pemikiran dan Kinerja Bahlil
Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar Ilham juga menyerahkan sejumlah buku yang berisi pemikiran, kerja dan kinerja Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Buku berjudul “Hilirisasi SDA Indonesia” diserahkan kepada Abdul Kahar Muslim.
Sementara H. Amiruddin menerima buku berjudul “Seorang yang Telanjur di Simpulkan” sesuai judul yang disampaikan dalam bahan informasi.
Penyerahan buku tersebut menjadi bagian dari silaturahmi sekaligus upaya memperkenalkan gagasan dan pemikiran yang berkembang di lingkungan Partai Golkar.
Bagi Haji Ile, politik tidak semestinya hanya berbicara mengenai perebutan posisi. Gagasan, pemikiran, rekam kerja, dan kemampuan membangun organisasi juga menjadi bagian penting dalam menentukan arah perjalanan partai.
Silaturahmi di kawasan wisata Apparalang itu pun menjadi salah satu rangkaian komunikasi politik Haji Ile menjelang Musda DPD II Partai Golkar Bulukumba.
Dengan dukungan dari sejumlah senior dan kader, persaingan menuju kursi Ketua DPD II Partai Golkar Bulukumba diperkirakan akan semakin dinamis.
Namun, bagi Bahtiar Ilham atau Haji Ile, proses tersebut diharapkan tetap berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan menjunjung tinggi kepentingan Partai Golkar serta masyarakat Bulukumba. ***
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
Penulis : YUSRIZAL KAMARUDDIN