“Saya sangat menghargai dukungan dan nasihat dari senior-senior Partai Golkar. Ini bukan hanya soal dukungan untuk maju, tetapi juga menjadi pesan agar saya tetap menjaga silaturahmi, kebersamaan dan marwah partai,” ujarnya.
Ia berharap proses Musda nantinya berjalan secara demokratis, sehat, serta mampu mempertemukan seluruh kekuatan kader dalam satu semangat membesarkan Partai Golkar.
Baca Juga : ASITA Sulsel Bakal Gelar Musda ke-16 pada 20 Agustus Mendatang
“Harapan saya, Musda nanti menjadi momentum konsolidasi. Kita boleh berbeda pilihan, tetapi setelah proses selesai kita harus kembali bersama-sama membesarkan Golkar dan memperjuangkan kepentingan masyarakat Bulukumba,” katanya.
Haji Ile juga menegaskan bahwa dukungan dari para senior menjadi tanggung jawab moral baginya untuk terus membangun komunikasi dengan berbagai elemen Partai Golkar.
Menurut dia, kepemimpinan partai ke depan membutuhkan kemampuan merangkul seluruh kader, bukan sekadar memenangkan sebuah kontestasi.
Baca Juga : Ketua OKK Instruksikan TIDAR Sinjai Tolak Musda KNPI Versi Fadel Muhammad Tauphan Ansar
Titip Buku Pemikiran dan Kinerja Bahlil
Dalam kesempatan tersebut, Bahtiar Ilham juga menyerahkan sejumlah buku yang berisi pemikiran, kerja dan kinerja Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.
Buku berjudul “Hilirisasi SDA Indonesia” diserahkan kepada Abdul Kahar Muslim.
Baca Juga : Evakuasi 9 Jam: Siswi Bulukumba Ditemukan Tewas di Pantai Apparalang
Sementara H. Amiruddin menerima buku berjudul “Seorang yang Telanjur di Simpulkan” sesuai judul yang disampaikan dalam bahan informasi.
Baca berita lainnya Harian.news di Google News
