Berita Populer Pekan Ini: Ketidakharmonisan Pemda dan Polres Sinjai, Pelantikan Karaeng Sanrobone, dan Pemecatan Pejabat KPU Palopo

Berita Populer Pekan Ini: Ketidakharmonisan Pemda dan Polres Sinjai, Pelantikan Karaeng Sanrobone, dan Pemecatan Pejabat KPU Palopo

HARIAN.NEWS, JAKARTA – Selamat siang pembaca setia Harian.News! Kami hadirkan lima berita terpopuler yang menarik perhatian selama pekan ini.

Isu ketidakharmonisan Pemda Sinjai dan Kapolres Sinjai menjadi sorotan utama, selain itu ada juga perkembangan terkait pelantikan Karaeng Sanrobone ke-29 serta kejadian penting lainnya. Berikut rangkuman lengkapnya:

1. Ketidakharmonisan Pemda dan Polres Sinjai di Balik Keberhasilan Drag Bike

Pekan lalu, acara Drag Bike Kapolres Sinjai Cup I yang digelar pada akhir pekan menjadi sorotan tak hanya karena kesuksesannya, tetapi juga karena munculnya isu ketidakharmonisan antara Pemda Sinjai dan Polres Sinjai.

Kehebohan dimulai ketika Pj Bupati Sinjai Andi Jefrianto Asapa tidak hadir dalam acara pembukaan meski diundang, serta tidak ada wakil Pemda yang hadir.

Kejanggalan semakin jelas terlihat ketika baliho promosi acara hanya memajang foto Kapolres, Dandim, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri, tanpa menyertakan foto Pj Bupati Sinjai. Hal ini memperkuat rumor adanya ketegangan di antara jajaran Forkopimda Sinjai.

2. Zulkifli Yusuf Karaeng Rani Resmi Terpilih Jadi Karaeng Sanrobone ke-29

Peran budaya semakin terlihat ketika Dewan Hadat Tinggi Lembaga Kerajaan Sanrobone secara resmi mengangkat H. Zulkifli Yusuf Karaeng Rani sebagai Karaeng Sanrobone ke-29.

Pelantikan ini bukan hanya momen pergantian pemimpin, tetapi juga menjadi upaya strategis dalam menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat serta budaya Sanrobone di tengah perubahan zaman.

Diharapkan, Karaeng Sanrobone dapat membawa masyarakat Sanrobone menuju kemajuan, dengan tetap berpegang pada tradisi yang telah diwariskan.

3. Dugaan Suara Siluman di Pilgub Sulsel: KPU Terpojok di MK

Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) yang digelar pada 20 Januari 2025 memperlihatkan adanya tuduhan terkait dugaan kecurangan dalam Pilgub Sulawesi Selatan.

Tim dari pasangan calon gubernur Danny Pomanto dan Azhar Arsyad menemukan bukti adanya tanda tangan palsu yang melibatkan sejumlah TPS.

Kecurangan ini disebut terstruktur, sistematis, dan masif, dengan jumlah tanda tangan palsu yang mencapai ratusan per TPS. Tanggapan KPU dalam sidang ini dinilai tidak memadai, menambah ketegangan dalam proses demokrasi Sulsel.

4. Kontroversi Kasus Korupsi Sinjai Menjadi Sorotan Kapolda Sulsel

Kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan APBD Kabupaten Sinjai terus bergulir dan menambah ketidakjelasan dalam struktur kepolisian daerah.

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, mengungkapkan bahwa kasus tersebut berada dalam kewenangan Kapolres Sinjai untuk dijelaskan.

Namun, jawaban berbeda disampaikan oleh Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar, yang menyiratkan adanya kebingungan dalam penanganan kasus ini. Sementara itu, pernyataan berbeda juga datang dari Kasatreskrim, AKP Andi Rahmatullah, yang semakin memperkeruh situasi.

5. Ketidakharmonisan Pj Bupati dan Kapolres Sinjai Muncul dalam Kunjungan Kapolda

Kunjungan kerja Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono, ke Polres Sinjai pada 23 Januari 2025 menambah cerita ketidakharmonisan antara Pj Bupati Sinjai dan Kapolres.

Pj Bupati Sinjai Andi Jefrianto Asapa tidak hadir meski diundang, hal ini mempertegas adanya ketegangan dalam hubungan kerja antara keduanya.

Kehadiran Kapolda yang seharusnya menjadi momen untuk mempererat kerjasama justru menjadi pemicu perhatian publik mengenai hubungan buruk antara pemerintah daerah dan kepolisian di Sinjai.

Berita Terkini:

Pemecatan Ketua dan Anggota KPU Palopo: Ijazah Palsu Terungkap

Menyusul kasus ijazah palsu yang melibatkan Trisal Tahir, yang sempat mencalonkan diri sebagai Wali Kota Palopo, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan untuk memberhentikan permanen Ketua dan Anggota KPU Kota Palopo.

Keputusan ini diambil setelah DKPP mengabulkan pengaduan terkait pemalsuan ijazah, yang mencoreng integritas lembaga penyelenggara pemilu di wilayah tersebut.

Peningkatan Arus Peti Kemas Pelindo Jayapura

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Jayapura mencatatkan kenaikan signifikan dalam arus peti kemas sepanjang tahun 2024.

Volume arus peti kemas mencapai 92.266 TEUs, meningkat 8% dibandingkan tahun lalu. Pencapaian ini menunjukkan vitalitas

Pelabuhan Jayapura sebagai salah satu pelabuhan utama di Indonesia Timur, yang turut mendukung pertumbuhan ekonomi Papua melalui sektor logistik.

Simak terus perkembangan berita menarik lainnya hanya di Harian.News!

Baca berita lainnya Harian.news di Google News

Halaman